Sahabat Ummi, LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender) menjadi sorotan media dan publik belakangan ini. LGBT merupakan istilah umum yang dipopulerkan oleh masyarakat dan media masa.Islam melarang dengan tegas perilaku menyimpang ini karena tidak sesuai dengan fitrah manusia.
Konten LGBT banyak tersebar melalui sosial media, maupun yang sangat ramai kemarin adanya konten LGBT dalam buku cerita anak. Hal ini membuat orang tua menjadi resah. Karena hal yang seharusnya anak-anak tidak patas mengetahuinya menjadi tahu.
Di tengah maraknya buku bacaan anak yang disusupi konten pornografi atau LGBT, orang tua memiliki tugas tambahan untuk memilih buku bacaan yang tepat bagi anak.Jika anak tergolong usia pembaca pemula maka orang tua memilih buku yang banyak ilustrasi atau gambar sehingga dapat membangkitkan minat anak terhadap buku. Lalu, perhatikan kontennya, jangan sampai dibumbui pornografi, LGBT, atau konten-konten kekerasan.
Orang tua juga harus tetap mendampingi anak saat pergi ke toko buku. Meskipun anak sudah berusia remaja dan bisa melakukan segala hal tanpa bantuan orangtua. Jika anak memaksa untuk pergi sendiri ke toko buku dengan teman-temannya, orang tua harus tahu, siapa teman yang pergi bersamanya. Untuk itu, orangtua perlu menerapkan proses pengawasan secara bertahap, jangan sampai anak justru merasa terkekang dan tak bebas melakukan segala hal secara mandiri, termasuk saat membeli buku.
Dengan masih maraknya LGBT di masyarakat, diharapkan orang tua harus memilih dengan teliti buku yang akan diberikan kepada anak. Dan sebaiknya, dampingi anak saat membaca buku serta bermain gadget. Agar anak terhindar melihat atau membaca konten yang tidak seharusnya dibaca atau dilihat diusianya. Ajari juga pendidikan seks di usia yang enurut Sahabat Ummi sudah harus diperkenalkan, agar terhindar dari pergaulan bebas sekarang ini.(Cucu Rizka Alifah)
Sumber: inet(dot)detik(dot)com dan berbagai sumber
Ilustrasi: Google



Komentar