Sahabat Ummi, pakaian tak lepas dari aktivitas kita sehari-hari. Tapi sayangnya, sebagian dari kita ada yang luput dan tidak memperhatikan bagaimana cara berpakaian menurut ajaran Islam. Apa saja adab berpakaian yang harus diperhatikan? Berikut 8 adab berpakaian menurut ajaran Islam:
- Menutup Aurat
Yang utama dalam adab berpakaian adalah menutup aurat. Terutama bagi kaum wanita, mereka harus memanjangkan pakaiannya dari ujung rambut sampai menutupi telapak kaki kecuali telapak tangan dan wajahnya. Sebagaimana dalam Firman Allah:
"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Qs. Al-Ahzab:39)
- Larangan Memakai Sutera dan Emas Bagi Kaum Lelaki
Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dimana beliau mengambil kain sutera dan memegangnya dengan tangan kanannya sedangkan emas dipegang dengan tangan kirinya kemudian bersabda: “Sesungguhnya keduanya haram atas kaum lelaki dari ummatku.” [HR. Abu Daud no. 4057]
- Hendaknya Memendekkan Pakaian untuk Kaum Laki-Laki
Tidak dibolehkan bagi laki-laki untuk memanjangkan pakaian atau celananya sampai melebihi mata kaki. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah, “Kain yang dibawah mata kaki maka tempatnya di Neraka.” [HR. Al-Bukhari no. 5787 dan an-Nasa-i VIII/207 no. 5331]
Sedangkan, untuk perempuan diwajibkan memanjangkan pakaiannya sebagaimana telah dijelaskan pada poin nomor 1.
- Haram Berpakaian Menyerupai Lawan Jenis
Haram hukumnya bagi seorang laki-laki seperti wanita dan begitu pula sebaliknya. Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda,
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ ، وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ
"Rasulullah melaknat para laki-laki yang menyerupai kaum wanita (dalam berpakaian) dan kaum wanita yang menyerupai kaum laki-laki (dalam berpakaian)." (HR. Bukhari)
- Mendahulukan Bagian Kanan dalam Memakai Pakaian
Segala sesuatu yang baik dimuali dari yang kanan, Rasulullah menyunnahkan agar mendahulukan bagian kanan termasuk saat memakai pakaian.
"Adalah Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam menyukai dengan mendahulukan bagian kanan saat memakai sandal, menyisir, bersuci dan dalam semua urusannya." [HR. Al-Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268 (67)]
- Memakai Minyak Wangi
Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam adalah orang yang paling harum aromanya. Maka, beliau menyunnahkan kaum muslimin dari kalangan laki-laki untuk meggunakai minyak wangi.
- Larangan Berpakaian Berwarna Kuning dan Merah Sempurna
Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam melarang kaum muslimin untuk memakai pakaian berwarna merah dan kuning mencolok. Sebagaimana sabda Rasulullah, "Sesungguhnya pakaian ini (warna kuning dan merah sempurna) termasuk pakaian orang orang kafir, maka janganlah engkau mengenakannya." [HR. Muslim No. 2077]
- Berdoa Ketika Memakai Pakaian Baru
Apabila Sahabat Ummi mengenakan pakaian baru, maka disunnahkan untuk berdoa. Berikut doanya:
اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَه،ُ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ ماَ صُنِعَ لَهُ
"Ya Allah, segala puji bagiMu, Engkau telah memberiku pakaian ini, aku mohon kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang dijadikan untuknya, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukannya dan keburukan yang dijadikan untuknya." (HR. Tirmidzi 1767 dan Abu Dawud no. 4020 dishohihkan oleh Al Bani)
( Cucu Rizka Alifah )
Sumber : abanaonline(dot)com, almanhaj(dot)or(dot)id, dan berbagai sumber



Komentar