Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
Logo Ummi
  1. Beranda
  2. /
  3. Kesehatan
  4. /
  5. Benarkah Asam Urat Tidak Boleh Dipijat?

   Rubrik : Kesehatan

Benarkah Asam Urat Tidak Boleh Dipijat?

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 968 Kali

Benarkah Asam Urat Tidak Boleh Dipijat?

Sahabat Ummi, tentu sudah tidak asing lagi dengan penyakit yang satu ini. Ya asam urat, merupakan penyakit yang umumnya banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Penyakit yang sering menimpa usia paruh baya atau 30an ke atas ini memiliki kepercayaan tersendiri di kalangan masyarakat. Kepercayaan tersebut yakni saat seseorang mengalami asam urat maka dilarang baginya untuk dipijat pada bagian tubuh yang terkena asam urat tersebut. Menanggapi hal ini, lalu apakah benar adanya bahwa asam urat tidak boleh dipijat?

Sebelum membahas mengenai benarkah asam urat tidak boleh dipijat, mari kita mengenal lebih dulu apa itu penyakit asam urat dan penyebabnya. Penyakit asam urat merupakan kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di bagian persendian tubuh. Meskipun semua sendi di tubuh dapat terkena penyakit asam urat ini, tetapi bagian sendi tubuh yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Penyakit asam urat paling rawan dialami oleh laki-laki dibandingkan perempuan terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. Beda halnya dengan perempuan, yang biasanya berisiko timbul setelah menopause. Seseorang yang terkena penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit yang dialami dapat berlangsung selama 3-10 hari. Selanjutnya pembengkakan yang terjadi tidak hanya di sendi, tetapi juga di daerah sekitar sendi yang disertai warna kulit memerah. Pada tahap ini, penderita asam urat dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.

Penyebab asam urat sendiri dapat terjadi karena berbagai faktor yakni, penumpukan asam urat di dalam sendi, makanan berserat purin tinggi, faktor usia dan keturunan, efek obat-obatan, serta obesitas dan gangguan pada ginjal.

Lalu bagaimanakah dengan memijat pada bagian yang mengalami asam urat? Benarkah bahwa memijat asam urat tidak diperbolehkan? Dalam sebuah situs alodokter, berdasarkan keterangan dr. Tessi Ananditya mengatakan bahwa Pemijatan pada penyakit asam urat yang dialami seseorang biasanya tidak disarankan. Hal ini karena ditakutkan pemijatan yang terlalu keras hanya akan memperparah proses peradangan yang terjadi pada asam urat. dr. Tessi Ananditya juga menyarankan pengobatan yang dilakukan ketika sakit asam urat menyerang yakni sebaiknya mengatasi peradangan tersebut dan mengurangi kadar asam urat di tubuh.

Selain itu, Erin Destrini yang merupakan seorang dokter dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC). Menyatakan hal yang sependapat bahwa seseorang yang mengalami asam urat tidak disarankan untuk dipijat. dr. Erin Destrini mengatakan bahwa penderita asam urat tidak disarankan untuk pijat. Pasalnya, pijatan pada sendi yang mengalami pembengkakan bukannya meredakan keluhan nyeri, melainkan malah membuatnya semakin menjadi. Diasarankan pula agar penderita melakukan pengobatan sehingga kadar asam bisa kembali normal. Kadar asam urat yang normal pada pria adalah 3,5-7 miligram per desiliter (mg/dl) dan pada perempuan 2,6-6 mg/dl.

Selanjutnya, dalam situs meet doctor, menurut keterangan dr. Tri Ari Wibowo yang merupakan seorang dokter umum, mengatakan bahwa pemijatan tidak begitu berarti dalam meringankan nyeri pada asam urat. Hal ini karena penumpukan purin dalam sendi yang dapat menimbulkan peradangan. Satu-satunya cara yang efektif adalah dengan obat asam urat dan pereda nyeri sesuai dengan anjuran resep dari dokter.

Sementara itu, terdapat sebuah sumber lain yang mengatakan bahwa pada dasarnya tidak ada pelarangan untuk melakukan pemijatan pada orang yang memiliki penyakit asam urat. Tetapi ada hal yang perlu diketahui bahwasannya memijat hanya akan mengurangi rasa nyeri, bukan mengurangi asam urat. Hal ini karena penyebab utama dari asam urat yakni asupan purin yang tidak terkontrol yang berada di tubuh sehingga memijat tidak dapat mengurangi kadar asupan purin yang merupakan penyebab asam urat. (Fikriah NurJannah)

Sumber : alodokter(dot), meetdoctor(dot)com, alodokter(dot)com

Ilustrasi: Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)




Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top