Sahabat Ummi, tahukah bahwa papan talenan untuk memotong bahan masakan bisa menjadi penyebar bakteri jika tidak dicuci bersih? Banyak penyakit yang dapat ditimbulkan dari papan talenan yang kotor bekas memotong daging, ikan atau sayur mayur.
Lalu bagaimana cara membersihkannya?
Jika terbuat dari kayu, biasanya bahan talenan sangat tebal, kokoh, cocok untuk memotong daging atau makanan keras. Tapi kekurangannya adalah tidak mudah dibersihkan, kuat menyerap air, tidak mudah kering dan kalau terlalu lama di lingkungan basah akan mudah menimbulkan racun.
Pori-pori talenan kayu bisa menjadi tempat persembunyian kuman. Talenan kayu harus benar-benar kering sebelum disimpan, karena jika lembab dan disimpan di ruangan yang tidak terlalu terang berpotensi ditumbuhi jamur.
Lebih aman memiliki setidaknya 2 talenan, satu untuk memotong daging, satu lagi untuk memotong sayuran.
Begini cara selengkapnya membersihkan talenan agar bebas bakteri:
1. Cuka
Bau ikan dan daging akan tertinggal pada papan, menyebabkan bau amis. Tuangkan sedikit cuka di atas papan dan gosok menggunakan kain bersih, lalu bilas dengan air, letakkan di tempat kering dan berventilasi.
2. Air matang
Sebenarnya air keran yang kita gunakan untuk mencuci papan masih mengandung bakteri. Setelah dicuci, bilas dengan air yang sudah dimasak mendidih, lalu dikeringkan di tempat yang kering.
3. Garam
Taburkan sedikit garam di atas papan, letakkan selama setengah jam, lalu bilas dengan air. Garam selain membunuh sebagian besar bakteri juga menjaga kebersihan talenan.
4. Jahe
Potong sepotong kecil jahe, bilas papan setelah digunakan, lalu gosok papan dengan potongan jahe tadi, bilas dengan air lalu gosok lagi. Ulangi beberapa kali sampai bersih dan bebas bau.
5. Sinar matahari
Letakkan talenan di bawah paparan sinar matahari. Sinar UV matahari tidak hanya bisa membunuh sebagian besar bakteri, tapi juga bisa menyingkirkan sebagian besar air yang terserap di talenan, jadi papan akan bersih dan kering.
Semoga bermanfaat.
Foto ilustrasi : Google
Komentar