Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Berita Islam Internasional
  4. /
  5. FORKOMMI Malaysia Meningkatkan Semangat Mengisi Kemerdekaan RI bersama Dr M Hidayat Nur Wahid

   Rubrik : Berita Islam Internasional

FORKOMMI Malaysia Meningkatkan Semangat Mengisi Kemerdekaan RI bersama Dr M Hidayat Nur Wahid

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 563 Kali

FORKOMMI Malaysia Meningkatkan Semangat Mengisi Kemerdekaan RI bersama Dr M Hidayat Nur Wahid
FORKOMMI Malaysia Meningkatkan Semangat Mengisi Kemerdekaan RI bersama Dr M Hidayat Nur Wahid

Sebagai warga negara Indonesia yang baik, meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi hal yang penting dan perlu dipersiapkan. Untuk itu, Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia di Malaysia (FORKOMMI) mengadakan seminar dengan judul Membangun Indonesia dalam Keragaman dan Kedamaian Menuju Pemerintahan yang Adil, Masyarakat yang Makmur dan Sejahtera.

Acara dalam bentuk seminar tersebut diadakan di ruang pertemuan masjid Asy-Syakirin KLCC, Malaysia yang dibuka secara resmi oleh Stania Puspawardhani selaku sekretaris III Pensosbud Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia.

Seminar menjadi semakin bersemangat dan meriah, karena menghadirkan pembacaan puisi "Merdeka" oleh Dr Makmur Haji Harun dan juga pembagian doorprize.

Dr M Hidayat Nur Wahid selaku wakil ketua MPR RI periode 2014-2019 didaulat menjadi narasumber. Seminar dimoderatori oleh DR Amaluddin Albuthony.

Mengawali presentasinya, Dr Hidayat mengajak peserta seminar untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan. Beliau kemudian menceritakan tentang bagaimana proses persiapan kemerdekaan RI oleh BPUPKI, upaya perjuangan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia di berbagai daerah dan juga mencontohkan beberapa tokoh nasional yang memiliki peran strategis dalam perjuangan kemerdekaan yang dilandasi oleh nilai-nilai Islam yang dapat dijadikan teladan.

Nara sumber menjelaskan bahwa ketika Indonesia di bawah penjajahan, kalangan ulama dan militer memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan semangat perjuangan melawan penjajah. Misalnya adalah apa yang telah dilakukan oleh salah satu tokoh ulama kharismatik pada masa itu yaitu KH Hasyim Asy'ari.

Tepatnya pada tanggal 22 Oktober 1945, kyai Hasyim mengumpulkan para santri beliau dan menyerukan fatwa Jihad yang berisi tiga hal. Pertama, mempertahankan kemerdekaan Indonesia hukumnya adalah fardhu ain bagi muslim yang berada di masafatul qashr (-/+ 85km) dari daerah yang dijajah dan fardhu kifayah bagi muslim di daerah lain. Kedua, bahwa siapapun yang gugur dalam perjuangan melawan penjajah maka akan dicatat sebagai syahid di jalan Allah. Ketiga, siapapun yang mengkhianati perjuangan melawan penjajah maka dia dapat dihukum mati. Resolusi Jihad di atas berhasil mengobarkan semangat perjuangan rakyat, santri dan pemuda pada waktu itu untuk berjuang melawan penjajah.

Sebagai perwakilan dari kalangan militer, apa yang telah dilakukan oleh jenderal besar Soedirman juga patut kita ikuti. Ada tiga hal penting yang selalu beliau jaga ketika dalam situasi berjuang melawan penjajah. Sikap tersebut adalah selalu menjaga wudhu, sholat tepat waktu dan berbakti kepada orang tua. Sikap beliau mencerminkan sebagai muslim yang baik yang berusaha semaksimal mungkin taat kepada Allah, meskipun dalam kondisi yang tidak mudah yaitu dalam peperangan.

KH Hasyim Asy'ari dan jenderal besar Soedirman merupakan bagian dari contoh para pendahulu bangsa yang dapat kita ambil hal- hal positif dari sosok mereka. Diantaranya  semangat perjuangan mereka dalam mempertahankan negara, dengan tanpa meninggalkan Allah bahkan perjuangan yang dilakukan dilandasi semangat karena Allah.

Begitu menariknya materi yang disampaikan, membuat para peserta seminar terlihat antusias mengikuti acara dari pagi hingga menjelang zuhur. Peserta seminar yang berjumlah 450 orang tersebut adalah masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia dari kalangan  mahasiswa, ibu rumah tangga dan para pekerja. 

Semoga seminar FORKOMMI tahun ini dapat meningkatkan semangat mengisi kemerdekaan RI sekaligus memotivasi untuk mengembangkan potensi diri masing-masing sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal kepada Indonesia agar menjadi lebih baik. Dan juga mari kita jaga keberagaman yang ada di Indonesia dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan   Republik Indonesia (NKRI).

 
Yuni Yulia Farikha (Humas FORKOMMI)

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});