Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Berita Islam Nasional
  4. /
  5. Memerangi Stunting Melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial Pada Konferensi Indonesia Bergizi 2017

   Rubrik : Berita Islam Nasional

Memerangi Stunting Melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial Pada Konferensi Indonesia Bergizi 2017

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 654 Kali

Memerangi Stunting Melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial Pada Konferensi Indonesia Bergizi 2017
Memerangi Stunting Melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial Pada Konferensi Indonesia Bergizi 2017

Jakarta, 08 Desember 2017 – Konsorsium Indonesia Bergizi yang digagas oleh JAPFA Foundation kembali menyelenggarakan Konferensi Indonesia Bergizi di Hotel Menara Peninsula, jalan Letjen S. Parman No.78, Slipi-Palmerah, Jakarta Barat.

Sebuah acara tahunan yang melibatkan sektor untuk berdiskusi bersama guna menjawab permasalahan gizi di Indonesia dari perspektif sosial ekonomi, industri kreatif, dan birokrasi advokasi yang berkelanjutan dan terukur.

Konferensi Indonesia Bergizi merupakan konferensi tahunan dan mengambil tema yang berbeda-beda seputar permasalahan gizi. Tahun 2017 ini merupakan tahun ke-3 diselenggarakannya Konferensi Indonesia Bergizi yang mengambil tema “Perbaikan Nutrisi yang Berkelanjutan untuk Memerangi Stunting dalam Era SDGs (Sustainable Development Goals) Melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial.”

Masalah stunting menjadi fokus utama dalam konferensi tahunan ini karena Indonesia masuk ke dalam lima besar dunia dalam masalah stunting. Diperkirakan 8,8 juta anak Indonesia menderita stunting (tubuh pendek) karena kurang gizi.

Faktor penyebab stunting adalah dari asupan makanan, faktor lingkungan, dan sosial ekonomi. Hal ini tentu saja tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja, melainkan perlu adanya sinergi dari seluruh sektor seperti pihak nonpemerintah, swasta, dan masyarakat.

Solusi masalah sosial seperti kesehatan di era pembangunan berkelanjutan tidak harus berupa bantuan sosial yang bergantung pada donasi. Konferensi ini memperkenalkan pendekatan wirausaha sosial, yang sekaligus menjadi tema besar tahun ini. Dimana harapannya agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya intervensi sosial di bidang nutrisi dalam pembangunan kesehatan.

“Pendekatan wirausaha sosial dapat menjadi solusi masalah kesehatan yang sekaligus mendorong perekonomian masyarakat berputar lebih kencang lagi, perlu untuk dikembangkan. Karena itu, wirausaha sosial menjadi call to action kedua yang diserukan oleh Konferensi Indonesia Bergizi 2017,” ujar Andi Prasetyo selaku Head of JAPFA Foundation.

Selain diskusi lintas sektor, rangkaian acara Konferensi Indonesia Bergizi 2017 juga dilengkapi dengan dua program tambahan, yaitu pengumuman pemenang INZI Creative Project 2017 dan NutriTEEN (Nutritionist TEEN) 2017, untuk mencari bibit-bibit generasi muda yang peduli dan ingin terlibat aktif dalam upaya pembangunan gizi di Indonesia. (Cucu Rizka Alifah)

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});