Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Parenting
  4. /
  5. Lestarikan Warisan Bangsa Melalui Botol Susu Motif Batik

   Rubrik : Parenting

Lestarikan Warisan Bangsa Melalui Botol Susu Motif Batik

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 801 Kali

Lestarikan Warisan Bangsa Melalui Botol Susu Motif Batik
Lestarikan Warisan Bangsa Melalui Botol Susu Motif Batik

Upaya pelestarian warisan budaya bangsa berupa batik telah dilakukan Pigeon sejak tahun 2014. Merek produk perlengkapan bayi asal Jepang yang telah lama berkiprah di Indonesia ini bukan hanya berinovasi menghadirkan produk dot dan botol susu yang dapat menunjang bayi agar tetap dapat menyusui secara alami manakala sang ibu tidak dapat memberikan ASI secara langsung kepada bayinya, tetapi Pigeon juga peduli pada perkembangan budaya lokal, dalam hal ini batik, agar tetap lestari sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

Salah satu wujud kepedulian Pigeon ini dihadirkan lewat deretan koleksi botol motif batik dengan karakter yang unik dan memiliki filosofi serta makna yang menarik untuk dipahami. Setiap tahunnya, motif batik yang dimunculkan berbeda-beda. Kali ini, Pigeon memperkenalkan botol motif batik kawung dengan karakter kupu-kupu dan motif megamendung dengan karakter capung. “Batik bukan sekadar kain, tetapi ada filosofi, harapan yang melambangkan doa orangtua untuk anaknya. Orangtua bisa menyampaikan hal itu melalui sisipan cerita tentang motif batik yang ada pada setiap botol susu motif batik Pigeon,” tutur Anis Dwinastiti, General Manager Marketing Division Pigeon Indonesia, pada peluncuran botol batik Pigeon, di Jakarta (28/9).

Iwet Ramadhan, yang kembali digandeng Pigeon untuk mendesain motif batik pada botol susu terbaru,merasa bangga karena lagi-lagi mendapat kepercayaan dari Pigeon.“Saya sangat mengapresiasi konsistensi dan komitmenPigeon untuk menuangkan motif batik dalam produk botol susunya. Ini merupakan bagian dari pelestarian warisan nenek moyang yang secara konsisten diperlihatkan Pigeon sejak 2014 lalu,” ujar Iwet.

Selain botol motif batik, Pigeon juga mengeluarkan koleksi kain batik. Jika sebelumnya motif batik pada botol susu Pigeon dituangkan dalam kain batik cap, tahun ini dihadirkan dalam bentuk kain batik tulis. Menurut Anis, batik tulis adalah karya seni sesungguhnya dari batik. “Dengan diperkenalkannya koleksi terbatas kain batik tulis ini, kami sekaligus ingin memperlihatkan langkah bertahap kami untuk terus melestarikan batik dalam wujud yang berbeda setiap tahunnya,” ungkap Anis.

Kepedulian Pigeon tak berhenti sampai disini. Sebagian hasil penjualan botol susu motif batik dan kain batik tulis Pigeon akan didonasikan kepada anak-anak yang kurang beruntung melalui Yayasan Dana Bantuan Anak Sekar Mlatti Femina Group senilai Rp20 juta dan Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit (YPPCBL) di Bandung sebesar Rp50 juta. (Rahmi)

 

Foto ilustrasi : Pribadi

 

 

 

 

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});