Sahabat Ummi, menjaga kesehatan tubuh penting dilakukan agar mecegah tubuh dari berbagai serangan penyakit yang dapat terjadi kapan saja. Salah satu anggota tubuh yang perlu dijaga kesehatannya adalah telinga. Semakin meningkat umur seseorang, kemampuan daya mendengar telinganya juga bisa menurun. Oleh karena itu, pentingnya menjaga kesehatan telinga sedini mungkin, agar dapat berfungsi dengan baik meski umur yang menua.
Berikut adalah hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga.
1. Membersihkan telinga dengan benar dan rutin
Ketika ingin membersihkan telinga jangan menggunakan cutton bud. Mengapa begitu? Karena ketika membersihkan dengan mendorong keras cutton bud ke dalam telinga, kotoran akan semakin masuk ke dalam telinga. Hal ini beresiko dapat merusak organ sensitif telinga seperti, gendang telinga.
Telinga merupakan organ tubuh yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Telinga juga mempunyai cairan seperti lilin (berwarna kuning atau earwax)yang berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya masuk ke bagian dalam telinga. Earwax akan mengering dan keluar dengan sendirinya melalui lubang telinga. Bagi sebagian orang yang memiliki kelebihan cairan lilin ini dapat membersihkannya di bagian rongga telinga menggunakan handuk.
2. Melindungi telinga dari suara keras
Telinga yang terlalu sering mendengar suara yang keras dapat mengurangi kemampuan mendengar. Suara keras yang terdengar dapat bersumber dari manapun seperti, lingkungan tempat kerja, musik yang didengarkan dan lainnya. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunkaan pelindung telinga. Sementara untuk musik, sebaiknya jika ingin mendengarkan musik menggunakan headphone/earphone tidak terlalu sering dan tidak terlalu lama yakni dengan prinsip 60/60. Prinsip 60/60 maksudnya adalah batas volume musik tidak lebih dari 60% dan tidak menggunakannya lebih dari 60 menit sehari.
3. Menjaga telinga agar tetap kering
Jika kamu merasa ada air yang masuk ke dalam telinga baik pada saat setelah berenang atau aktivitas lainnya, segera miringkan kepala lalu tarik cuping (daun) telinga agar merangsang air untuk ke luar. Selalu keringkan telinga dengan handuk yang kering baik saat setiap selesai berenang ataupun selesai mandi. Mengapa hal tersebut penting dilakukan? Hal ini karena jika ada air berlebihan yang masuk ke telinga atau telinga terlalu basah dan lembab, maka dapat menyebabkan infeksi pada telinga yang disebut dengan telinga perenang (swimmer’s ear) atau otitis eksterna sehingga dapat menyebabkan iritasi dan infeksi jika pada lingkungan yang lembab dan hangat.
4. Tidak menggaruk telinga
Tahukah Sahabat Ummi, bahwa menggaruk telinga yang terasa gatal dapat menyebabkan iritasi seperti bisul, bahaya terjadinya tetanus, dan penyebab terjadinya cacingan. Oleh karena itu, jika telinga terasa gatal maka diasarankan untuk membersihkan bagian yang gatal dengan menggunakan kain, atau handuk bersih dengan sabun. dapat juga melakukan pengobatan ke dokter untuk pengobatan lebih lanjut.
5. Melakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin
Kamu juga dapat mengunjungi dokter secara rutin untuk melakukan pemeriksaan terkait kesehatan telinga. Pemeriksaan ini ditujukkan untuk dapat memastikan kondisi kesehatan sekaligus memastikan tidak adanya penumpukkan kotoran di telinga, jika ada maka dapat dilakukan pembersihan kotoran telinga. (Fikriah NurJannah)
Sumber : hellosehat(dot)com, doktersehat(dot)com, halosehat(dot)com
Ilustrasi: Google



Komentar