Sahabat Ummi, Umur janin dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). Hal ini dilakukan karena sulit untuk menentukan secara pasti kapan ibu mengalami ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur), dan kapan sel sperma membuahi sel telur tersebut. Jadi, karena peritungan kehamilan dihitung berdasarkan HPHT, berarti umur janin yang dikandung ibu adalah usia kehamilan dikurangi 2 minggu.
Tubuh ibu akan banyak berubah dalam masa 3 bulan pertama kehamilan. Perkembangan janin yang terjadi pada rahim ibu, sedikit banyak membawa pengaruh pada gejala normal seperti halnya perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood, kram kaki, sering berkemih dan konstipasi (sembelit) dapat terjadi di awal kehamilan. Ibu tidak usah khawatir, karena semua kejadian ini normal dialami dalam kehamilan. Seiring dengan bertambahanya waktu, semakin besarnya kehamilan, maka keluhan ini perlahan-lahan akan menghilang.
Perubahan Fisik Ibu
1. Perubahan berat badan. Ibu hamil bisa memiliki peningkatan berat badan yang drastis seiring dengan perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya. Peningkatan berat badan ini normal dan tandanya janin sedang tumbuh di dalam rahim.
2. Hormon memiliki tingkat yang stabil dibandingkan bulan sebelumnya saat mengalami tanda-tanda kehamilan. Mood ibu hamil pun sedikit demi sedikit akan mulai berubah.
3. Aliran darah ke janin mulai meningkat, ibu hamil mulai merasakan berkurangnya rasa tidak nyaman di organ pencernaannya terutama di bagian perutnya.
4. Dalam masa ini ibu hamil gangguan kehamilan awal yang merasakan kelelahan dan juga kecapaian kini mulai berkurang. Ibu hamil bisa melakukan aktivitas ringan seperti melipat pakaian, menyetrika dan aktivitas fisik yang ringan lainnya.
Baca juga: Hal-hal yang Bisa Mengejutkan Ibu Hamil Anak Pertama
Perkembangan Janin
1. Saat usia kehamilan 12 minggu (3 bulan), janin sudah memiliki wajah yang dilengkapi dengan mata, mulut, hidung dan organ yang lainnya.
2. Janin memiliki 32 macam bakal gigi secara permanen.
3. Janin memiliki jari-jari kecil yang sudah dilengkapi dengan kuku-kuku kecil. Kuku kecil itu sudah ada di jari tangan maupun di jari kaki.
4. Alat kelamin saat usia memasuki 2 bulan sudah terbentuk. Saat usianya 3 bulan organ intim belum bisa berkembang secara sempurna, sehingga janin belum bisa terlihat jenis kelaminnya.
5. Tulang pada bayi sudah terbentuk sempurna, otot pada janin pun juga sudah terbentuk.
6. Janin bisa bergerak dikarenakan beberapa syaraf dan otak janin mulai dapat difungsikan. Pergerakan janin bisa dirasakan meski gerakannya masih sangat lembut sekali.
7. Janin di dalam rahim mulai belajar menghisap, menelan bahkan janin mulai bisa melakukan buang air kecil.
8. Perkembangan janin 3 bulan sudah mencapai 3,5 inci.
9. Janin mulai bisa menggeliat bahkan mulai bisa menguap.
Saat janin memasuki usia tiga bulan, ibu hamil harus memperhatikan fase makanannya. Ibu hamil harus benar-benar menjaga kesehatan dan juga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Selain itu, makanan sehat tersebut sebagai energi bagi ibu hamil ketika akan melahirkan, menyusui dan juga memulihkan luka pasca melahirkan. Ibu hamil juga perlu mengatur menu makanan yang akan dimakannya.
Foto ilustrasi: google



Komentar