Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Tumbuh Kembang
  4. /
  5. Beberapa Hal yang Perlu Diketahui tentang Pampers Bayi

   Rubrik : Tumbuh Kembang

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui tentang Pampers Bayi

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 13681 Kali

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui tentang Pampers Bayi
Beberapa Hal yang Perlu Diketahui tentang Pampers Bayi

Sahabat Ummi, pemakaian popok sekali pakai atau pampers memang memudahkan kita sebagai orang tua. Kita tidak perlu repot-repot mengganti popok setiap saat. Jika hal ini dilakukan selama 2-3 tahun umur bayi, apakah berdampak buruk bagi kesehatannya?

1.  Pampers dapat menyebabkan ruam kulit

Sekilas penggunaan pampers memberikan banyak kemudahan. Kita tidak perlu repot menggantinya setiap jam. Sayangnya hal ini berdampak buruk bagi kesehatan kulit bayi. Bayi lebih gampang terkena ruam kulit dan gatal-gatal. Hal ini bisa disiasati dengan penggantian popok setiap 2-3 jam sekali untuk mengurangi efek ruam kulit yang ditimbulkan.

2.  Pampers mengandung bahan kimia berbahaya

Tidak dapat dipungkiri jika kita sering was-was dengan bahan kimia yang terkandung dalam pampers. Hasil studi yang dilakukan Anderson Laboratories pada tahun 1999 dan diterbitkan di Archives of Environmental Health menyebutkan bahwa pampers mengeluarkan bahan kimia yang disebut volatile organic compound atau VOCs yang dapat mengakibatkan kanker dan kerusakan otak apabila dipakai terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.

Jadi sebaiknya Sahabat Ummi menghindari pampers yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti klorin dan bleaching dalam jumlah yang banyak.

 

Baca juga: Air Kencing Bayi Hukumnya Najis

 

3.  Pampers menghabiskan 1,3 juta ton wood pulp atau seperempat juta pohon setiap tahunnya

4.  Pampers menyebabkan berbagai polusi

Masalah utama dari pampers adalah bahan-bahan pembentuknya yang susah didaur ulang. Bahkan sampah pampers nyaris sama dengan berlian, abadi.

Feses yang dibiarkan dalam pampers dan tidak langsung dibuang juga dapat menjadi masalah, lho. Yang paling utama adalah polusi udara berupa aroma yang tidak sedap. Kita juga tidak bisa menjamin jika feses itu bebas penyakit. Tidak terbayangkan jika kita menularkan penyakit pada petugas kebersihan gara-gara kotoran dalam pampers yang tidak dicuci terlebih dahulu, jahat ya. Jadi Sahabat Ummi, lain kali lebih berhati-hati dalam membuang kotoran dalam pampers ya.

5.  Dioxin dalam popok dapat merusak hormon

Segala jenis popok mengeluarkan dioxin yang memiliki karsinogen dan merusak hormon. Dioxin mengendap dalam tubuh dan memberikan dampak buruk bagi sistem reproduksi seseorang.

6.  Bayi laki-laki yang menggunakan pampers temperatur skrotumnya (kantung kemaluan) akan mengalami kenaikan suhu

Para peneliti melaporkan bahwa bayi laki-laki yang terbiasa menggunakan pampers akan mengalami kenaikan suhu beberapa derajat lebih tinggi dibanding yang tidak. “Peningkatan temperature skrotum yang disebabkan oleh pemakaian disposable diaper (pampers) akan mempengaruhi kualitas sperma bayi laki-laki dan meningkatkan angka terjadinya kanker testis di usia dewasa.”

7.  Butuh 500 tahun lebih agar popok dapat terurai

Selama 2 atau 3 tahun pertama kehidupan seorang bayi, dia akan menghabiskan 6000 diapers yang sama dengan 2 ton sampah tidak dapat terurai. Ini perhitungan satu orang bayi, bagaimana dengan seluruh bayi di dunia? Peneliti memperkirakan masyarakat membuang 1,7 milyar diapers setiap tahun. Jika dikalkulasi untuk seluruh dunia, sampah diapers diperkirakan sebanyak 27,4 milyar dan menyumbang 2,5% sampah rumah tangga dunia.

Nidaul Fauziah

Foto ilustrasi: google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});