Sahabat Ummi yang memiliki buah hati berusia 4 tahun pastinya mengamati adanya perubahan dalam perkembangan kemampuan motorik kasarnya. Mereka cenderung ingin mencoba mengendarai sepeda beroda dua namun tidak memiliki keberanian.
Sepeda tersebut lebih sering dituntun kemana-mana tanpa pernah dinaiki. Jika melihat sinyal demikian, sebaiknya sahabat Ummi segera sadar. Buah hati kita sedang mengumpulkan keberanian dan ingin bisa merasakan sensasi bersepeda seperti yang jamak ia lihat di lingkungan sekitarnya, kakaknya atau tetangganya.
Bagaimanakah tips sukses mengenalkan anak mengendarai sepeda roda dua?
1. Biarkan anak mendekati sepeda tersebut. Jika belum berani, biarkan anak mengendarai sepeda roda tiganya.
2. Tawarkan kepada anak, apakah ia telah siap untuk mengendarai roda dua: "Nak, apakah kau tidak ingin mencoba enaknya bersepeda roda dua seperti kakakmu?”
3. Jika si anak masih menolak dan cenderung bersepeda dengan roda tiga maka biarkanlah. Jangan memaksa.
Baca juga: 8 Bahaya Anak Kecanduan Game
4. Lain waktu, perhatikanlah panjang kaki anak. Jika kakinya telah cukup kuat untuk memertahankan beban sepeda dan kakinya menapak dengan baik pada jalan maka ada baiknya sahabat Ummi mulai menaikkan roda "bantu". Dengan demikian roda yang menyentuh jalan hanya dua saja. Ini disebut tipuan mata.
5. Bujuk anak untuk berjalan-jalan di jalanan yang mulus dengan pemandangan yang bagus.
6. Buat janji untuk berjalan-jalan dengan sepeda bersama sahabat Ummi.
7. Cobalah bujuk si kecil untuk berlatih sepeda roda dua di lokasi tersebut. Tuntun dan bantu anak. Jangan lupa bawa tongkat kayu yang cukup panjang untuk membantu mendorongnya saat sedang belajar menggenjot. Tongkat kayu berguna sebagai penyeimbang.
8. Lakukan beberapa kali lalu coba lepas anak agar mandiri.
9. Jangan hardik atau berbicara yang dapat memperkecil nyalinya.
10. Jika si anak jatuh, tetap puji dan dorong semangatnya.
11. Beri hadiah saat ia berani mengayuh tanpa bantuan. Keberanian mengumpulkan nyali harus diapresiasi dan pastinya akan menjadi kenangan terindah bagi si anak.
Selamat mencoba!
Foto ilustrasi: google



Komentar