Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Pasutri
  4. /
  5. Wahai Pria Sadari 4 Tanggungjawabmu Ini

   Rubrik : Pasutri

Wahai Pria Sadari 4 Tanggungjawabmu Ini

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 7064 Kali

Wahai Pria Sadari 4 Tanggungjawabmu Ini
Wahai Pria Sadari 4 Tanggungjawabmu Ini
Sahabat Ummi, tanggungjawab menjadi seorang pria sesungguhnya sangat berat, setidaknya di akhirat nanti 1 orang pria akan ditanya soal 4 kewajibannya ini.
 
Sayangnya... banyak pria saat ini yang justru abai, cuek, dan tidak peduli. Semoga Anda tidak termasuk di antaranya.
 
Berikut ini 4 tanggungjawab yang harus disadari kaum Adam:
 
1. Tanggungjawab sebagai suami
 
Ketika seorang pria menikahi wanita, maka istrinya tersebut telah menjadi tanggungjawabnya lahir batin. Setiap pria memiliki kewajiban menafkahi dan bergaul dengan baik terhadap istrinya.
 
Jangan hanya asyik menuntut hak Anda pada istri tapi lupa memperlakukan istri dengan baik, ketahuilah... istrimu bisa menjadi musuhmu di akhirat kelak, yang bisa membawamu ke surga atau justru menyeretmu ke neraka.
 
“….Dan bergaullah dengan mereka secara baik, kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, maka bersabarlah karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kepadanya kebaikan yang banyak,” (QS An-Nisa: 19).
 
2. Tanggungjawab sebagai ayah
 
Wahai pria, ketika sudah memiliki anak, maka kewajibanmu adalah memberi mereka makan, pakaian dan tempat tinggal. Jangan sampai Anda mengandalkan istri, mertua, atau orangtua untuk memenuhi kewajiban ini.
 
“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpin, Seorang lelaki adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan Ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka,” (HR Muslim).
 
3. Tanggungjawab sebagai anak laki-laki
 
Jangan pernah lupakan tanggungjawab pada ibu, sekalipun Anda sudah berkeluarga... Anda wajib memperhatikan kebutuhan ibu kandung. Terutama jika ibu Anda kekurangan secara finansial atau mengalami sakit fisik.
 
"Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah lalu bertanya, Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berhak aku hormati?” Sabdanya, “Ibumu”. Ia lalu bertanya “kemudian siapa?” Sabdanya “Ibumu” “kemudian siapa lagi?” Sabdanya “Ibumu”, “Kemudian siapa lagi”, Sabdanya “Ayahmu.” (HR. Muslim).
 
4. Tanggungjawab sebagai saudara laki-laki
 
Wahai pria, perhatikan saudara perempuanmu! Apakah mereka telah menutup auratnya dengan baik, apakah mereka sudah memahami ajaran Islam, mampu membaca al quran dengan baik, serta melaksanakan shalat 5 waktu.
 
Ketahuilah bahwa di akhirat kelak, seorang saudara laki-laki maupun seorang yang berstatus paman akan turut bertanggungjawab terhadap saudara perempuan atau ponakan perempuannya.
 
Demikianlah, semoga bisa menjadi pengingat.
 
 
Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});