Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Pasutri
  4. /
  5. Kenapa Malu Tinggal di Rumah Kontrakan?

   Rubrik : Pasutri

Kenapa Malu Tinggal di Rumah Kontrakan?

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 2856 Kali

Kenapa Malu Tinggal di Rumah Kontrakan?
Kenapa Malu Tinggal di Rumah Kontrakan
Sahabat Ummi, sudah menikah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun tapi masih tinggal di rumah kontrakan? Anak sudah besar-besar tapi masih sempit-sempitan di rumah petakan yang hanya punya 3 ruang? 
 
Sebenarnya tidak ada salahnya selama kita masih pandai bersyukur. Salah satu cirinya adalah dengan tidak mengeluh atau merasa malu atas kondisi yang kita jalani.
 
Akan tetapi, cibiran orang lain, atau rasa malu dan gengsi sering memancing kita untuk bertengkar dengan pasangan, memaksa suami agar segera mengumpulkan uang untuk beli rumah, bayar DP KPR di bank. 
 
Padahal jangankan bayar uang cicilan rumah tiap bulan, uang makan dan bayar kontrakan saja sering nunggak atau telat. Akhirnya, karena 'maksa' punya rumah, hidup jadi dipusingkan dengan tagihan cicilan rumah, cicilan kredit furniture, dll.
 
Perlu kita ingat kembali bahwa kebahagiaan dan keberkahan rumah tangga bukan terletak pada apa yang kita miliki, melainkan pada apa yang telah kita kontribusikan pada masyarakat.
 
Bukannya bertanya, "Sudah punya rumah belum? Sudah punya mobil belum?"
 
Tapi seharusnya kita menanyakan pada diri sendiri dan pasangan, "Kontribusi apa yang sudah kita berikan pada masyarakat, minimal lingkungan sekitar rumah?"
 
Jadi, jangan pernah malu hanya karena belum punya rumah sendiri dan masih tinggal mengontrak. Malu lah jika kita tidak membawa manfaat apapun untuk masyarakat.
 
 
Foto Ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});