Sebuah dilema besar saat menjadi ibu sekaligus menjadi wanita karir. Ketika harus memilih antara mengurus si kecil dan bekerja dirumah atau menitipkan si kecil ke babysitter.
Banyak sekali orang tua yang tentunya mapan dalam segi ekonomi tapi belum mapan dalam segi "orang tua" (dalam makna yang sebenarnya mengasuh membesarkan mendidik). Biasanya orang tua lebih memikirkan seberapa banyak materi yang bisa didapatkan ketimbang mengasuh si kecil dirumah. Khususnya di kota besar, tapi ternyata Fakta membuktikan di kota kecil hal demikian juga banyak terjadi. Mereka khususnya orang tua (ibu dan ayah) yang sama-sama bekerja. Tanpa pikir panjang mereka akan mencari solusi cepat membayar baby sitter. Memang tidak ada yang salah, namun dalam mencari babysitter harus punya kriteria khusus seperti sabar, bisa cepat akrab dengan anak kecil dan sebagainya.
Yang jadi perhatian bukan masalah membayar babysitter-nya, tapi apakah pernah terpikir oleh para orang tua jika si kecil akan lebih sayang pada babysitter-nya?
Pernah terjadi pada beberapa tahun lalu. Ayah ibu dari si 'A' keduanya sama-sama sibuk bekerja. Berangkat pagi pulang malam begitu seterusnya. Karena kedua orang tuanya sibuk bekerja akhirnya mulai dari bayi si 'A' diasuh oleh babysitter. Memang tidak ada yang salah karena orang tua ini termasuk berkecukupan. Tapi pada suatu ketika si Ibu terserang penyakit DBD dan harus dirawat. Singkat cerita si Ibu ingin bertemu dengan si 'A' akhirnya dibawalah si 'A' ke rumah sakit dan tidak lupa babysitternya pun ikut menemani. Dan yang terjadi si 'A' merasa rikuh pada ibu kandungnya sendiri dan merasa tidak kenal pada ibu kandungnya. Si 'A' merasa bahwa ibunya adalah babysitternya yang mendampinginya, menemani bermain dan makan bersama setiap hari. Setiap si 'A' didekatkan pada ibu kandungnya, dia menangis. Akhirnya si 'A' diberikan pengertian 'ulang' bahwa yang sedang sakit adalah ibu kandungnya.
Baca juga: Siapa Bilang Mengurus Anak Bayi Sudah Pasti Repot?
Hal ini sungguh memilukan apalagi ketika anak yang kita kandung malah lebih dekat dengan babtsitternya. Bukankah kita mengandungnya sudah dengan susah payah? Bukankah memiliki seorang anak adalah keinginan terbesar seorang wanita? Lalu mengapa harta yang sangat berharga ini harus kita titipkan pada orang yang tidak kita kenal?
Ayah, Bunda tidak ada yang salah dengan menggunakan jasa babysitter tetapi cobalah untuk berpikir 1000x apakah kita benar-benar membutuhkan babysitter? jika memang butuh cobalah untuk lebih meluangkan waktu untuk buah hati kita agar ia tidak lupa pada orang tua yang sebenarnya. Misalnya jika di kantor sudah selesai cepat-cepat pulang dan luangkan waktu untuk bermain sejenak berasama si kecil. Atau atur waktu setiap weekend berpetualang bersama si kecil agar kedekatan antara anak dan orang tua lebih intim. Berikan kasih sayang yang lebih pada buah hati kita bukan mainan atau barang mahal. Karena sejatinya kasih sayang dan cinta dari orang tua adalah harta yang tidak ternilai.
Tidak ada keluarga yang sempurna tapi tanpa keluarga kita tidak akan sempurna.
Foto ilustrasi: google



Komentar