Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
Logo Ummi
  1. Beranda
  2. /
  3. Sejarah Islam
  4. /
  5. Ummu ‘Imaarah, Wanita Gagah yang Ikut Berlaga dalam Kancah Peperangan

   Rubrik : Sejarah Islam

Ummu ‘Imaarah, Wanita Gagah yang Ikut Berlaga dalam Kancah Peperangan

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 1172 Kali

Sahabat Ummi, siapa bilang muslimah sudah pasti berkarakter lemah lembut, pemalu, pendiam, feminin, dan sederet karakter lainnya yang seolah-olah sudah menjadi keharusan sifat perempuan? Faktanya, Allah menciptakan perempuan dengan karakter bawaan yang berbeda-beda pula, dan perbedaan ini bukanlah sesuatu yang perlu dipermasalahkan apalagi sampai dinyatakan sebagai ‘perempuan kurang izzah atau iffah’, seperti tokoh shahabiah yang satu ini. 

Nama lengkap Ummu ‘Imaarah adalah Nusaibah binti Ka’ab bin Amru bin Auf bin Madzul Al-Anshariyah. Ia merupakan salah seorang wanita Madinah, dari Bani Mazin An-Najar, yang bersegera datang ke Makkah untuk melakukan bai’at kepada Rasulullah.

Seperti layaknya shahabiah lainnya, Ummu ‘Imaarah memiliki keutamaan, kebaikan, dan suka berjihad. Ia juga dikenal sebagai seorang ksatria, wanita pemberani yang tidak takut mati di jalan Allah. Tanpa ragu dan bimbang, ia ikut serta berperang bersama Rasulullah saw.

 

Baca juga: Kisah Teladan Ummu Aiman, Perempuan Gagah Berani yang Masuk Surga

 

Bersama suami, Ghaziyah bin Amru, dan kedua anaknya dari suaminya yang pertama, Ummu ‘Imaarah ambil bagian dalam perang Uhud. Selama berlangsungnya perang tersebut, Ummu ‘Imaarah bertugas memberi minum untuk pejuang muslimin yang terluka. Namun ketika kaum muslimin porak poranda diserang musuh, ia segera berlari mendekati Rasulullah untuk menjaga keselamatan beliau saw. Ia ambil anak panah, lalu ia lepaskan ke arah musuh. Ia juga menggunakan ikat pinggangnya untuk melawan.

Dalam perang tersebut dikisahkan betapa beraninya Ummu ‘Imaarah menerjang musuh demi melindungi Rasulullah saw. Ketika orang-orang sudah menjauhi Rasulullah, lari kocar kacir, Ummu ‘Imaarah beserta suami dan dua anaknya bergerak ke depan Rasulullah saw. Saat itu Ummu ‘Imaarah tidak membawa perisai. Rasulullah saw segera mengatakan kepada seorang laki-laki yang mundur dari peperangan untuk memberikan perisainya kepada Ummu ‘Imaarah. Segera perisai itu diambil Ummu ‘Imaarah. Pasukan berkuda yang dilawannya tak mematahkan semangat meski hanya memegang sebuah perisai. Ia menangkis pukulan dari musuh kemudian memukul urat kaki kudanya hingga jatuh terguling.

Seorang anaknya yang menderita luka, segera ia hampiri untuk membalut lukanya. Setelah itu, Ummu ‘Imaarah menyeru kepada putra tercintanya, “Bangkitlah bersamaku dan terjanglah musuh!” Rasulullah saw yang melihat hal tersebut bersabda, “Siapakah yang mampu berbuat dengan apa yang engkau perbuat ini wahai Ummu ‘Imaarah?” Bahkan Rasullullah saw pun tersenyum hingga terlihat gigi gerahamnya ketika Ummu ‘Imaarah merobohkan musuh yang melukai putranya.

Ketika pecah perang Yamamah, ia juga ikut serta. Di sini tampak jiwa ksatria yang dimiliki Ummu ‘Imaarah, sebab ia bertekad untuk dapat membunuh Musailamah dengan tangannya sendiri sebagai balasan atas terbunuhnya Hubaib, salah satu putranya. Tetapi takdir Allah menghendaki lain, Musailamah terbunuh di tangan saudara kandung Hubaib, yaitu Abdullah. Mengetahui hal ini, Ummu ‘Imaarah segera sujud syukur kepada Allah SWT.

Sang pahlawan mukminah ini senantiasa berkhidmat untuk Islam. Segala kewajiban ia tunaikan dengan segenap kemampuan, baik dalam kondisi perang ataupun damai. Beberapa peperangan ia ikuti, dan menghasilkan banyak bekas luka yang ada di sekujur tubuhnya. Semua itu tak lain hanyalah untuk menegakkan kalimat Allah di muka bumi. 

(Rahmi/berbagai sumber)

Foto ilustrasi: google

Artikel terkait:

 Kisah Teladan Nusaibah Binti Kaab ra, Perempuan yang Sebanding dengan Seribu Laki-Laki

Kisah Teladan Ummu Hakim, Keberanian dan Keikhlasan Sang Pengantin Baru

Kisah Inspiratif dari Indahnya Akhlak Rasulullah

 

 

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top