Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Quran
  4. /
  5. Ketika Quran Hanya Dibaca Tanpa Diamalkan

   Rubrik : Quran

Ketika Quran Hanya Dibaca Tanpa Diamalkan

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 2516 Kali

Ketika Quran Hanya Dibaca Tanpa Diamalkan
Ketika Quran Hanya Dibaca Tanpa Diamalkan
Sahabat Ummi, keluarga muslim tentu tidak sampai hati menjadikan Al Quran sebagai pajangan di lemari saja. In syaa Allah kita dan keluarga sudah merutinkan diri dalam membaca qur'an, akan tetapi... bagaimana jika al qur'an baru sebatas sampai bacaan saja, belum diamalkan atau dijadikan hukum dalam menentukan keputusan yang kita ambil?
 
Ketika berbelanja di supermarket, kita tidak mengutamakan makanan yang halal dan thoyyib yang penting memilih bahan makanan impor mahal dan kelihatan berkualitas. 
 
Ketika membeli barang, kita tidak berhati-hati terhadap riba, mau pakai cara kredit atau pakai leasing, yang penting barang didapat.
 
Ketika berbisnis, tidak mengutamakan pelayanan dan kualitas, yang penting untung sebesar-besarnya.
 
Ketika mencari pekerjaan, tak peduli halal atau haram, yang penting bisa memberi makan keluarga.
 
Ketika berpakaian dan merias diri, tak peduli melanggar syariat atau tidak, yang terpenting penampilan menjadi cantik. Berani melakukan vermak muka, sulam alis atau bibir, cukur alis, dll.
 
Ketika ingin memilih pasangan hidup, kita tidak mengutamakan yang shalat 5 waktu, yang bacaan qurannya baik, tetapi kita utamakan yang pekerjaannya mapan saja.
 
Astaghfirullah... di mana nilai-nilai Al Qur'an yang selalu kita baca setiap harinya? Padahal adab terhadap al quran selain membacanya dengan tartil juga mengamalkan dan menjadikannya sebagai sumber hukum yang utama.
 
"Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya)."[QS. Al-A’râf/7:3]
 
Sahabat Ummi, sudah sejauh mana kita mengaplikasikan ayat-ayat quran dalam keluarga kita? Ataukah al qur'an hanya dijadikan bacaan tanpa kita resapi maknanya, dan kita berbangga-bangga terhadap banyaknya ayat yang sudah kita hafal? Astaghfirullah. Semoga tulisan singkat ini dapat menjadi pengingat untuk kita semua.
 
Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});