Sahabat Ummi, bernapas merupakan hal penting bagi kelangsungan hidup. Tapi, bagaimana jika mengalami gangguan atau sesak pada pernapasan? Pastinya hal ini sangat menganggu aktivitas.
Sesak napas atau kesulitan bernapas merupakan kondisi ketika seseorang merasa seperti kekurangan udara atau tidak leluasa menghirup udara sehingga frekuensi bernapas menjadi lebih cepat dan merasa sesak di dada. Penyakit ini memiliki beberapa penyebab sehingga seseorang mengalami sesak napas. Berikut beberapa penyebabnya.
1. Asma
Asma atau Bronkospasme merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan penyempitan pada saluran napas. Orang yang mengalami asma dapat mengalami kesulitan bernapas, baik ringan maupun berat. Penyempitan saluran napas yang ekstensif dapat menyebabkan sesak napas secara tiba-tiba. Gejala yang sering menyertai penyakit ini ialah adanya suara saat bernapas.
2. PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik)
PPOK merupakan jenis penyakit paru obstruktif yang ditandai oleh aliran udara yang terhalang dari dalam paru-paru. Gejala utamanya ialah sesak napas dan batuk disertai dahak yang terus menerus. Penyebab yang paling umum ialah merokok, polusi udara, dan genetika.
3. Radang Paru-paru
Radang paru-paru atau Pneumonia adalah penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami peradangan di kantung udara paru-paru atau alveoli. Alveoli terisi dengan cairan atau nanah sehingga membuat penderitanya sulit bernapas. Gejala dari Pneumonia ialah nyeri dada saat bernapas, batuk disertai dahak, demam, dan diare.
4. Keracunan CO
Keracunan CO atau karbon monoksida terjadi setelah menghirup terlalu banyak karbon monoksida (CO). Gejala keracunan ini, seperti linglung atau bingung, sakit kepala, dan flu.
5. Penyakit Paru Interstisial
Penyakit paru interstisial menggambarkan kelainan yang ditandai dengan jaringan paru yang progresif pada jaringan paru-paru dan kantung udara. Jaringan paru-paru yang terkait dengan penyakit paru interstisial dapat menyebabkan kekakuan paru progresif yang bisa mempengaruhi kemampuan dalam bernapas dan mendapatkan cukup oksigen ke dalam aliran darah. Gejala dari penyakit ini ialah batuk kering dan sesak napas, baik saat beraktivitas maupun saat istirahat.
6. Croup
Croup merupakan infeksi virus menular pada saluran napas atas yang menyebabkan batuk dan kesulitan bernapas. Croup biasanya terjadi pada anak-anak.
Bagi Sahabat Ummi yang ingin mengetahui penyebab sesak napas yang dirasakan, segeralah berkonsultasi kepada dokter mengenai penyakit dan bagaimana cara pengobatannya. Mengetahui penyebab pasti mengapa kamu sesak napas sangatlah penting karena bisa menjadi patokan untuk menangani sesak napas yang dialami secara efektif.
Itulah 6 penyebab dari sesak napas disertai gejala-gejalanya. Semoga Allah Ta’ala selalu melindungi Sahabat Ummi dari berbagai penyakit dan selalu diberikan kesehatan. Aamiin. (Dina Nazhifah)
Sumber: mediskus(dot)com, alodokter(dot)com
Ilustrasi: google



Komentar