Sahabat Ummu, sering kali kita mendengar beberapa teman, sahabat atau kerabat yang bilang "saya ingin sekali bisnis" atau "saya ingin punya usaha dirumah", "saya sudah jenuh kerja kantoran ingin usaha sendiri saja" dan masih banyak lagi. Tetapi ketika diajak bicara, diskusi tentang bisnis pasti mulai dengan sejuta alasan keluar, "tapi kan saya tidak punya waktu", tapi kan modalnya belum ada, "tapi kan..." dan masih banyak tapi yang lainnya.
Saya hanya ingin berbagi, Ternyata sebelum memulai bisnis kita harus sadari dulu bahwa semua usaha dan bisnis itu butuh modal baik uang, tenaga dan waktu. Tinggal proporsinya lebih banyak mana. Ketika uang minim berarti 2 faktor yang lainnya yang harus diperbesar. Seperti tenaga dan waktu.
Tidak bisa dipungkiri ketiga unsur tadi memang harus wajib ada. Dan ketiganya terbalut dalam 1 kata yaitu kemauan. Tanpa kemauan apa pun yang kita miliki tidak akan pernah menjadi modal usaha.
Baca juga: Positifnya Mengajarkan si Kecil Berdagang Sejak Dini
Kalo kita sudah mempunyai minat berbisnis, ingin punya bisnis, sekarang tinggal bagaimana menumbuhkan kemauan kuat itu.
Bisnis itu mengorbankan sebagian (1) uang kita untuk menjadi modal usaha, mengorbankan (2) tenaga/pikiran kita untuk merintis serta memikirkan apa dan bagaimana strategi bisnisnya, dan juga mengorbankan (3) waktu untuk menyusun potongan impian bisnis kita agar menjadi nyata.
Mau bisnis? Pahami dulu ini semua ya Sahabat Ummi, karena tidak ada bisnis tanpa modal, semuanya butuh modal hanya tinggal proporsinya saja dipilih mau yang mana yang lebih besar. Uang? tenaga? waktu? tidak ada bisnis yang instan semua butuh proses. karena itu konsisten diperlukan dalam pelaksanaannya.
Buat mie instan yang judulnya instan saja pakai proses dari mulai masak air sampai dengan siap dimakan, masa mau punya usaha tidak mau berproses. Jadi nikmati saja setiap prosesnya.
Semoga bermanfaat.
Foto ilustrasi: google

Komentar