Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Kecantikan
  4. /
  5. Bercak Putih di Kulit Wajah

   Rubrik : Kecantikan

Bercak Putih di Kulit Wajah

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 1473 Kali

Bercak Putih di Kulit Wajah
Bercak Putih di Kulit Wajah

Assalamu'alaikum

Dokter Dewi, kulit wajah saya tidak rata, ada bercak-bercak putih seperti jamur kulit, tapi tidak gatal. Bagaimana cara mengatasi agar bercak itu hilang dan warna kulit wajah merata, Dok? Terima kasih.

Wassalamu'alaikum

Nisa (23), Yogyakarta

 

Wa'alaikumussalam

Nisa, berdasarkan paparan Anda, kemungkinan pertama itu adalah  Pitiriasis alba. Yaitu kelainan pada kulit berupa bercak putih (hipopigmentasi) dan bersisik. Paling sering ditemukan di wajah, kadang-kadang pada leher, bagian atas dada, atau lengan. Umumnya tanpa keluhan, tapi dapat juga kulit sedikit merah atau gatal. Ini merupakan tanda kulit sangat sensitif, yaitu reaksi berlebihan terhadap keadaan lingkungan atau bahan kimia yang pada orang lain tidak bereaksi apa-apa. Sama seperti kondisi penanya sebelumnya, namun dengan reaksi yang berbeda yaitu muncul bercak putih.

Pemicunya bisa bermacam-macam. Ini yang harus dicari tahu untuk dapat ditangani dengan tepat. Di antaranya, karena terpajan sinar matahari. Biasanya terlihat saat berenang di kolam renang dalam keadaan cuaca yang terik. Munculnya Pitiriasis alba ini karena kulit bereaksi saat tersengat sinar matahari ditambah terkena kaporit yang terkandung di dalam air kolam.

Selain itu, bisa juga karena coba-coba berbagai produk perawatan wajah atau rambut yang ternyata tidak cocok di kulit. Kondisi ini dapat diperparah karena kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak segar, mengandung pengawet, MSG, pewarna, pemanis, dan perasa buatan. Pada orang dewasa bisa juga karena stres, namun kebanyakan memang karena sering coba-coba berbagai kosmetik.

Untuk mengatasinya, coba hindari itu semua. Makan makanan sehat bergizi seimbang, keluar rumah menggunakan tabir surya yang tidak mengandung pewangi dan tidak berwarna. Gunakan setengah jam sebelum terpajan sinar matahari (saat ingin keluar rumah atau berenang).

Kemungkinan kedua, itu memang jamur (panau). Sebenarnya di semua kulit manusia itu normal ada jamur kulit yang bernama P. Ovale. Dalam jumlah normal dia tidak mengganggu, namun bisa menimbulkan masalah jika jumlahnya berlebihan. Dia dapat berkembang semakin banyak jika makanannya banyak, yaitu keringat dan jaringan lemak di bawah kulit. Namun, panau jarang muncul di wajah kecuali memang tidak menjaga kebersihan dengan baik. Panau lebih sering muncul di daerah badan yang banyak kelenjar lemaknya. Makanya orang dengan obesitas rentan terkena panau. Sering juga muncul pada orang yang daya tahan tubuhnya rendah sekali, seperti penderita AIDS, yang seluruh badannya bisa terkena jamur.

Untuk masalah panau, Anda dapat menggunakan obat jamur berbentuk krim yang mengandung miconazole. Agar tidak kambuh, jaga kebersihan kulit, apalagi saat berkeringat. Pada orang dengan obesitas, upayakan penurunan berat badan sampai ideal. Hal ini juga tentunya dapat membuat tubuh lebih sehat.

Jika setelah melakukan berbagai upaya seperti di atas selama seminggu tak ada perubahan, sebaiknya kunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

 

Sumber: Majalah Ummi, rubrik Konsultasi Kecantikan 11-XXVIII November 2016

dr Dewi Inong Irana, SpKK, FINSDV

Praktik di RSIA Restu Kasih, Jakarta Timur

Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});