Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Traveling
  4. /
  5. Ternyata Ada Islam di Tanah Korea Utara

   Rubrik : Traveling

Ternyata Ada Islam di Tanah Korea Utara

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 6722 Kali

Ternyata Ada Islam di Tanah Korea Utara
Ternyata Ada Islam di Tanah Korea Utara

Sahabat Ummi, siapa yang tidak tahu negara komunis yang menutup diri dari perkembangan luar negaranya. Korea Utara dikenal sebagai negara komunis, begitu pula dengan rata-rata penduduknya ialah penganut juche.

Meskipun begitu, tak berarti agama lain tidak dapat berkembang di negara tersebut. Siapa yang menyangka bahwa Islam termasuk agama yang diakui dan diperbolehkan sebebas-bebasnya untuk dijalankan , namun dengan beberpaa pengecualian.

Segala atribut yang berhubungan dengan keagamaan sangat dilarang, termasuk menunjukkan diri dengan pernik agama tertentu bisa fatal akibatnya. Meskipun demikian ketat, agama tetap bisa bernafas di sana. Berikut ini beberapa fakta islam yang dilansir dari pewarta-indonesia(dot)com.

  1.      Keberadaan Islam

Korea Utara dengan Islam mungkin bukan padanan yang pas, tapi pada kenyataannya Islam berkembang di sana meskipun sangat lambat. Pada data agamanya tercatat nama Islam di sana. Jumlahnya memang sedikit, tidak sampai satu persen. Menurut data yang ada, dipastikan nol persen warga Korea Utara memeluk Islam. Tidak ada seorang pun masyarakat asli yang menjadi muslim. Agama ini sendiri dibawa oleh diplomat-diplomat dari negara Islam, serta duta besar di sana.

 

Baca juga: Inilah Rahasia Sederhana Kulit Wajah Mulus Aktris Korea

 

  1.      Berdirinya Masjid

Membangun bangunan keagamaan adalah hal yang sangat terlarang. Terutama jika diprakarsai oleh masyarakat karena semua kendali berada di tangan pemerintah. Meskipun aturan soal rumah ibadah begitu ketat, ternyata ada Masjid yang cukup megah berdiri tegak di negara tersebut. Di salah satu sudut Kota Pyongyang terdapat sebuah masjid yang bentuknya cukup apik dengan lafal Allah di bagian puncak menaranya. Masjid ini dibangun oleh kedutaan besar Iran, sebagai pusat agama Islam di sana. Turis muslim yang ingin shalat pun dipersilakan untuk datang ke masjid itu.

  1.      Perayaan Keislaman Dilegalkan

Kedutaan RI ternyata sudah bolak-balik melakukan berbagai macam acaara keislaman. Mulai dari Nuzulul Qur’an sampai dengan Idul Fitri. Tak ada masalah, pemerintah sana baik-baik saja dengan itu. Makanya, ini jadi bukti jika Korut sebenarnya adalah negara yang sangat toleran.

  1.      Secara Tersirat Korut Mendukung Kebebasan Beragama

Dikutip dari sebuiah lama resmi pemerintah Korut, Kim mengatakan “Upaya untuk merusak Korut dengan fitnah adalah tindakan tidak masuk akal dengan menyebut di Korut tidak ada kebebasan beragama. Itu benar-benar tidak masuk akal. Sepenuhnya, kami menjamin kebebasan berkeyakinan setiap warga negara.” Kim Jong Un memberikan statement ini setelah Departemen Luar Negeri AS mengatakan jika Korut tidak menjamin kebebasan beragama di negaranya.

Foto ilustrasi: google

Hani Dwi Putri

 

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});