Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
Logo Ummi
  1. Beranda
  2. /
  3. Womenpreneur
  4. /
  5. Buka Toko Kerudung dan Busana Muslim

   Rubrik : Womenpreneur

Buka Toko Kerudung dan Busana Muslim

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 2082 Kali

Buka Toko Kerudung dan Busana Muslim

Assalamu’alaikum,

Pak Gozali, saya ingin mengundurkan diri dari pekerjaan saya sebagai PNS karena waktunya yang benar-benar mengikat. Saya ingin membuka usaha dengan membuka toko kerudung dan busana muslim. Tapi sampai saat ini saya belum tahu langkah-langkah untuk memulai usaha itu. Mohon sarannya ya, Pak. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum.

Wanda, via SMS

 

Baca juga: Cara agar Warung Sembako Maju dan Untung

 

Jawaban Ahmad Gozali (Kontributor Ummi):

Bu Wanda, saya apresiasi keinginan Anda untuk beralih dari pekerjaan Anda – bahkan  bisa dibilang pekerjaan Anda termasuk pekerjaan yang enak sebagai PNS – dan mencoba menjalankan usaha sendiri. Apapun alasannya, diperlukan keberanian untuk mengambil keputusan tersebut.

Langkah awal yang bisa Anda lakukan sekarang adalah membuat “peta” usaha Anda. Peta seperti apa? Yaitu menetapkan konsumen seperti apa yang ingin dijadikan sebagai target konsumen, jalur penjualan apa yang akan ditempuh, di mana akan membuka usahanya, dan bagaimana strateginya. Dari sisi supply, Anda juga perlu membuat petanya juga. Dari mana beli bahan baku atau barang dagangan, lalu bagaimana penyediaan stoknya, apakah jual-beli putus, konsinyasi atau bagi hasil dengan supplier. Jika kedua hal ini sudah digambarkan dengan baik, Anda bisa menghitung berapa modal yang diperlukan.

Misalnya saja, Anda ingin berjualan langsung dengan target market para mahasiswa dengan cara membuka kios dan merekrut beberapa agen penjualan dari kalangan mahasiswa sendiri. Ini berarti pemilihan lokasi harus dekat tempat kos atau kampus. Pemilihan kelas barang juga perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan para mahasiswa yang menjadi target marketnya.

Untuk kalangan mahasiswa dengan kelas ekonomi menengah ke bawah, maka penyediaan inventory harus dibeli dengan cara grosir untuk menekan harga. Beda halnya kalau sasarannya adalah kelas menengah ke atas, maka penyediaan barang bisa dilakukan dengan pesanan.

Tapi, di luar perencanaan yang matang, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu, action...! Dengan teori sebagus apapun, rencana sebagus apapun, kita tidak bisa berenang kalau tidak mencebur ke dalam kolam. Begitu juga dengan bisnis, jangan berhenti hanya pada keinginan dan rencana, tapi perlu action!

Foto ilustrasi: google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)




Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top