Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Finance
  4. /
  5. Kenapa Kita Sering Mendapatkan Rezeki yang Tak Terduga?

   Rubrik : Finance

Kenapa Kita Sering Mendapatkan Rezeki yang Tak Terduga?

  Ditulis Oleh Iwan Alfarizy Dibaca 1024 Kali

Kenapa Kita Sering Mendapatkan Rezeki yang Tak Terduga?
Kenapa Kita Sering Mendapatkan Rezeki yang Tak Terduga?

Beberapa hari yang lalu, saat saya keluar dari minimarket, ngidupin motor dan saat akan membayar parkir. Tiba-tiba petugas parkir bilang “Sudah pak! Sudah ada yang bayarin.” Kata petugas parkir.

Dan saya bingung. Lah kok bisa? Siapa yang bayarin sih? kenal? Bisa jadi kenal, bisa jadi enggak kenal dengan saya. Yang jelas, ketika saya keluar dari parkir tersebut, saya sama sekali tidak melihat siapa yang bayarin (mungkin karena sudah jauh berangkat lebih dulu meninggalkan area parkir tersebut.) fuuuh, saya tidak berhasil melacak siapa gerangan yang telah berbuat baik kepada saya.

Lain waktu, minggu yang lalu. Ketika saya keluar dari supermarket, saya ketemu dengan teman satu sekolah  namanya Mr E. Kami sempat salaman ketemu di dalam supermarket, kemudian kami berpisah beberapa waktu. Dan saya siap pulang menuju parkiran, rencana mau pulang dan akan membayar parkir tersebut. Namun kemudian yang terjadi adalah, Mr E. malah sudah duluan di depan saya dan dia bilang. “Sekalian yang di belakang ya, ini saya bayarin parkirnya.” Fuuuuhh!!

Lain waktu (lagi), saya naik angkot (kejadian ini sekitar tahun 2010 an). Saya naik angkot, kemudian duduk dan... enggak diduga, saya ketemu dengan seseorang yang saya kenal, orang tua siswa. Dan saat orang tersebut berhenti, kemudian dia mengatakan sesuatu di luar dugaan saya. “Sekalian bang, yang belakang (sambil nunjuk saya), ini bayarnya.” Fuuuhhh!!

Lain waktu lagi, waktu (beberapa bulan yang lalu)  saya di rumah makan, sedang asik makan siang (ya ya ya ya kejadian ini tentunya bukan di bulan Ramadhan). Tiba-tiba datang seseorang yang saya kenal (well, dia orang tua siswa), ketika saya selesai, akan membayar makanan yang telah saya makan. Kasir tersebut meminta maaf, katanya saya sudah di bayarin oleh orang tersebut. Fuuuhhh, lagi dan lagi.

Kejadian demi kejadian yang saya alami, sungguh telah memberikan banyak sekali pelajaran hebat. pelajaran yang sangat bermakna. Apa pelajaran indah. Pelajaran apakah  itu?

~Rezeki itu memang sudah di atur oleh yang maha kuasa, dan kedatanganya kadang enggak terduga. Kalau bukan rezeki, kita cari sampai ujung dunia juga enggak bakalan ketemu. Tapi, kalau sudah rezekimah. Bahkan, ketika kita tak menduga apapun, ehhh datang tak di sangka-sangka. Itulah kemahahebatan Allah yang tak bisa di prediksi oleh hambanya.

~Jika kita ingin berbuat baik, jika kita ingin berbagi, jika kita ingin sedekah, infaq kepada siapapun. lakukan saja, tanpa pernah berharap akan mendapat feedback dari orang yang di sedekahin dari kita. Bisa jadi Allah akan mengganti sedekah kita dari orang lain yang tak terduga, bisa jadi Allah akan mengganti infaq kita dari orang lain yang sama sekali enggak kenal. Kebaikan akan berbalas dengan kebaikan, walaupun bukan dari orang yang kita baikin, bisa jadi (jalannya) dari orang yang sama sekali enggak kenal dengan kita. Dan itu sure! Banyak sekali terjadi dalam kehidupan nyata.

~Rezeki itu enggak usah dikhawatirkan, enggak usah dibikin pusing, enggak usah dibikin galau. Hal terbaik yang harus kita lakukan adalah... lakukan saja kebaikan demi kebaikan, kedermawanan, boros sedekah boleh kok, dan hal-hal positif lainnya. Toh, yang maha tahu hanyalah Allah kapan dan dimana Dia akan menurunkan rezeki untuk kita. Stay cool, Allah selalu membersamai orang yang selalu berbuat baik.

~Bahagia itu ketika kita bisa berbagi rezeki dengan orang lain, kemudian orang lain juga akan melakukan hal yang sama, berbagi lagi, lagi dan lagi kepada orang lain. Maka, terjadilah lingkaran kebaikan nan penuh berkah. Jika hidup kita ingin indah nan berkah, berbagilah. Persis seperti yang di katakan oleh Dewa Eka Prayoga, “Sederhanalah dalam hidup, dan boroslah dalam sedekah.”

~Jika kita selalu membahagiakan orang, maka kita juga akan di bahagiakan oleh orang lain. Melalui jalan-Nya yang tak terduga, melalui jalan-Nya yang sulit di prediksi, melalui jalan-Nya yang sulit di ungkapkan dengan kata-kata.

Selamat menjadi manusia yang ikut berkontribusi dalam lingkaran kebaikan.

Nanggerang, 10 Juni 2017

 

Pofil penulis.

Iwan Alfarizy

 

Guru SDIT, Father, Blogger at www.iwanalfarizy.wordpress.com , Freelance Writer. 

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});