Assalamualaikum kpd pengasuh majalah ummi.
Saya ingin bertanya . dulu saya menikah siri dg suami.setelah menikah suami pergi tanpa ada kbr berita. Bahkan dr saya hamil sampe melahirkan.Tdk ada nafkah lahir ato batin yg sm trima. Sama sekali selama 2 thn. Selama 2 thn tdk ada kbr sedikitpun . tiba2 suami datang tapi ortu minta ketegasan status saya . dan suami hanya bs berjanji dan saat itu seperti perjanjian lisan saja. Bahwa kalau saya tidak diniati untuk mendaftarkan pernikahan ke KUA ato diresmikan maka antara aku dan suami tdk ada hubungan apa apa lagi. Itulah kesepakatannya. Aeiring berjalan waktu. Tahun demi tahun sampe anak kami 15 thn. Suami tdk menepati janji. Apa itu berarti saya sdh dianggap bercerai atau talak drnya. Krn itu sgt membingungkan saya. Krn selama 15 thn saya tdk brani menerima taaruf dg pria lain. . Mohon pencerahannya.