Asslammualaikum ummi, sy ingin bertanya apakah salah sy sebagai anak korban perceraian yang sudah menjadi Ibu bertahan mempertahakan rumah tangga karena tak ingin anak mendapat nasib yang sama. Sejak awal menikah sy selalu mendapat perlakuan tidak baik dari suami sy. Tapi sy selalu bersabar dan bertahan menerima segala perlakuanya karena sy tak ingin kami bercerai dan anak menjadi korban. Berkali-kali sy mendapati dia berhubungan dengan wanita lain dan tidak memberi kami nafkah. Tapi sy ikhals ummi, sy ikhlas bertahan karena sy mencintai anak sy. Sy tak mau anak sy menjadi korban perceraian seperti yang sy alami dari orang tua sy. Sy terima segala perlaukan dan kekurangan suami sy karena sy berfikir apapun yang dia lakukan baik atau buruk tetap dialah ayah biologis dari anak sy. Walupun orang tua sy sering menyuruh sy untuk bercerai dengannya ummi. Apakah dosa sy mempertahankan rumah tangga sy ummi? Apakah dosa sy melanggar permintaan orang tua? Dan apa yang harus sy lakukan umi. Terimakasih