Dok, anak saya berusia 1 tahun. Selama ini saya sering membawa anak ke dukun pijat, terutama jika setelah bepergian dan anak saya rewel. Selama ini, sih, tidak ada masalah, tapi beberapa teman mengatakan kalau anak sering dipijat bisa membawa efek negatif. Apakah itu benar, Dok? Apa yang harus diwaspadai jika membawa anak ke dukun pijat?
Lia, Jember
Ibu Lia, pijat bayi dan/atau anak sebaiknya dikerjakan oleh orangtuanya sendiri. Tujuan utamanya adalah meningkatkan hubungan (bonding) emosional dan kasih sayang antara orangtua dengan anaknya, karena anak merasakan sentuhan langsung antara kulitnya dengan kulit orangtuanya. Sentuhan yang disertai perasaan sayang saja sudah memberikan kenyamanan untuk anak, apalagi disertai dengan pijatan lembut. Tidak berbeda dengan orang dewasa yang ingin dipijat oleh pasangannya (antara suami dengan istri, dan sebaliknya).
Pijat dengan menggunakan jasa dukun pijat/dukun bayi adalah kebiasaan atau tradisi di sebagian daerah di Indonesia. Alasan yang membawa dampak positif seperti yang sudah Ibu sampaikan lebih merupakan mitos. Bahkan, berhati-hatilah apabila gerakan pijatnya agak/cukup kasar sehingga malah membuat anak kesakitan. Orangtua adalah orang terbaik yang dapat memijat anak-anaknya.
*Rubrik ini diasuh oleh dr. Arifianto, SpA atau akrab dipanggil Dokter Apin. Selain aktif berpraktik di RSUD Pasar Rebo, beliau juga menulis buku "Orangtua Cermat Anak Sehat".




Komentar