Dok, untuk anak yang sudah disapih apakah perlu minum susu formula sebagai tambahan? Kalau perlu, berapa batasan mengonsumsi susu per harinya?
Ina, Jakarta
Ibu Ina, ketika seorang anak sudah berusia di atas satu tahun, maka susu (baik air susu ibu maupun susu sapi) bukanlah makanan utamanya, melainkan hanya tambahan. Hal terpenting adalah orangtua memahami konsep makan, yaitu dalam satu sajian terdiri atas karbohidrat, protein (dan kaya zat besi), sayur-mayur, dan buah-buahan, dalam porsi yang kurang lebih seimbang antara keempat bahan pangan ini. Susu melengkapinya, dalam jumlah yang tidak melebihi 500 mililiter atau 2 gelas dalam seharinya.
Justru tidak ada yang namanya kebutuhan minimum mengonsumsi susu, tetapi yang ada adalah jumlah maksimum susu yang bisa diminum. Mengapa demikian? Susu dibutuhkan oleh anak, terutama untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D, yaitu sekitar 700 miligram kalsium dan 600 international units vitamin D dalam sehari. Susu dianggap memenuhi sebagian besar kebutuhan kedua zat gizi ini.
Namun susu juga mengandung lemak. Artinya, konsumsi susu berlebih dapat menyebabkan berlebihnya asupan lemak pada anak. Ini sebabnya anak berusia di atas 2 tahun disarankan minum susu yang rendah lemak (low fat) saja. Kelebihan susu akan menyebabkan anak menjadi kenyang, akibatnya anak relatif malas makan.
Dampak negatif lainnya, mengurangi penyerapan zat besi di usus sehingga berisiko membuat anak mengalami anemia akibat kekurangan (defisiensi) zat besi. Untuk itu, pilihlah sumber makanan lain yang tinggi kalsium, misalnya kacang kedelai, kacang merah, produk susu lain, seperti keju, yoghurt, dan brokoli.
*Rubrik ini diasuh oleh dr. Arifianto, SpA atau akrab dipanggil Dokter Apin. Selain aktif berpraktik di RSUD Pasar Rebo, beliau juga menulis buku "Orangtua Cermat Anak Sehat".




Komentar