Saat Sahabat Curhat Ingin Bercerai

0 14

Sahabat Ummi, jika ada sahabat atau orang terdekat kita yang menyatakan ingin bercerai dengan pasangan hidupnya, sikap apakah yang perlu kita tunjukkan? Apakah melarangnya, mendukungnya, atau bagaimana?

Berikut ini beberapa langkah yang perlu dilakukan:

1. Cari tahu alasannya

Apa yang menjadi penyebab keinginannya bercerai? Jika alasannya tersebut bisa dibenarkan syariah, misalnya dikarenakan adanya kekerasan dalam rumah tangga dan semacamnya yang bersifat darurat, sebagai orang dekat kita bisa bantu rencanakan dengan sebaik-baiknya apa saja langkah yang perlu diambil untuk kebaikan dirinya dan anak-anak.

Dalam Islam, perceraian bukanlah sesuatu yang diharamkan, ada kalanya perceraian justru sesuatu uang dianjurkan jika memang pernikahan sudah kehilangan fungsinya sebagai penentram jiwa.

Namun, jika alasan keinginan bercerainya tidak bisa dibenarkan syariah, misalnya karena ternyata ada orang ketiga yang ia inginkan, maka sebaiknya kita memintanya untuk mengkaji ulang agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

2. Konsultasikan dengan pakar

Sebagai orang dekatnya, kita bisa juga membantu mengkonsultasikan permasalahannya pada pakar, entah itu pakar syariah, pakar psikologi, atau ahli urusan rumah tangga.

Apalagi jika rumah tangga telah dikaruniai putra-putri, tentu perlu dipertimbangkan juga masalah psikologis anak akibat bercerai.

3. Dampingi terus

Sahabat kita pasti membutuhkan teman untuk menguatkan dan mendampingi hari-harinya. Maka, jadilah seseorang yang selalu siap menampung curhatannya dan menyabarkannya. Meskipun secara fisik mungkin kita tak bisa selalu di dekatnya.

4. Ingatkan konsekuensi-konsekuensi perceraian

Konsekuensi dalam hal finansial, psikologis, status sosial, dan juga anak-anak, perlu diingatkan kembali untuk meyakinkan benarkah dirinya sudah siap menghadapi perceraian.

Demikian, semoga postingan ini dapat membantu.

Foto ilustrasi: google

loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.