Penyebab Anak Lambat Bicara

By | April 10, 2018

Apakah Sahabat Ummi ada yang mengalami anak lambat bicara dan mulai khawatir dengan keterlambatan tersebut?

“Mengapa anak saya terlambat bicara? Padahal udah umur tiga tahun.”

Sebenarnya, apa sih penyebab anak bisa terlambat bicara?

Menurut dr. Ferdy Limawal dalam salah satu rubrik kesehatan anak di salah satu majalah anak, mengatakan, anak terlambat bicara adalah merupakan salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak dan disebabkan oleh banyak hal. Anak laki-laki biasanya lebih sering mengalami keterlambatan bicara saat masih kecil, karena memang bagian otak kanannya yang lebih dominan berkembang, kemampuan mengolah kata di otak kiri masih belum berkembang baik. Akan tetapi kemampuan berbicara anak akan membaik setelah 2 tahun lebih dan memasuki usia sekolah

Penyebab Anak Lambat Bicara

Coba Sahabat Ummi perhatikan, apakah anak lebih banyak bermain sendiri, pasif, terlalu banyak menonton TV, atau keluarga inti menggunakan dua atau lebih bahasa, maka sangat mungkin inilah yang menjadi penyebab anak lambat berbicara. Akan tetapi perhatikan juga, jika anak terlambat bicara namun mengerti semua yang diucapkan kepadanya dan mampu berinteraksi dengan baik di sekitarnya, maka perihal ‘anak terlambat bicara’ ini dapat ditoleransi.

Sahabat Ummi dapat menstimulasi kemampuan bicara anak dengan cara mengikuti semua ucapannya. Lalu dengan melakukan berbicara sambil bergerak. Kita harus aktif bergerak dan ekspresif. Misal kita mengatakan, “Yuk minum susu dulu!” sambil menggoyang-goyangkan botol susu atau kita bisa membelai sebuah boneka sambil mengatakan “Dielus-elus yaa, sayang bonekanya.” Begitu pula saat mengajarkannya mengenal bagian-bagian tubuh, tunjuk bagian tubuh yang dimaksud dengan wajah ekspresif sambil menyebutkan namanya, “Ini Hidung, ini mata, ini telinga.”

Namun bila anak terlambat bicara dan disertai dengan anak tidak mengerti dengan yang diucapkan oleh orang lain, hiperaktif, tidak mau merespon jika dipanggil, bicara bahasa yang tidak dimengerti, gejala kelainan saraf, gangguan pendengaran, gangguan kecerdasan atau gangguan psikologis maka segera bawa anak kepada dokter spesialis anak. (Marthina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *