Pentingnya Merutinkan Puasa Senin Kamis

By | October 3, 2016

Sahabat Ummi sudah terbiasa puasa Senin Kamis? Subhanallah… Bagus sekali! Akan tetapi jika belum, pembahasan berikut ini mungkin bisa menambah motivasi untuk mulai merutinkan puasa sunah Senin-Kamis:

1. Berpuasa saat berbagai amalan dihadapkan ke Allah

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

2. Memperbaiki kualitas tidur

Hasil penelitian Dr. Ebrahim Kazim, dari Trinidad Islamic Academy, dengan menggunakan EEG (perekam gelombang otak) menunjukkan puasa membuat tidur lebih berkualitas atau Deep sleep, sehingga berpengaruh pada perbaikan tubuh dan otak.

3. Mengontrol berat badan dan gula darah

Tentu saja perlu diperhatikan juga menu sahur dan saat berbuka puasa, jangan sampai berlebihan, akan tetapi pada umumnya puasa bisa mengontrol berat badan dan gula darah sekaligus.

Dr. Madarina Julia, Sp.A, MPH menjelaskan, ” Ketika puasa, kita menahan lapar. Ketika lapar itulah terjadi penurunan kadar gula darah dan pelepasan growth hormon (hormon pertumbuhan). Saat terjadi pelepasan growth hormon, lemak viseral yang posisinya biasanya di perut akan terbakar sehingga perut menjadi langsing. Jadi, berpuasa memiliki dua efek, yakni : pertama, mengurangi makan sehingga berat badan turun; kedua, efek dari lapar membuat gula darah menjadi rendah dan hormon pertumbuhan keluar, sehingga akan membakar lemak viseral dan memperbaiki kualitas pembuluh darah.” 

4. Meningkatkan imunitas tubuh

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Southern California menunjukkan bahwa pembatasan asupan makanan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tubuh mulai memproduksi sel darah putih yang baru, yang mampu mengusir serangan infeksi.

5. Bagus untuk kesehatan jiwa

Ketika berpuasa, seseorang akan lebih mengontrol amarahnya, sehingga baik untuk terapi kesehatan jiwa. Hal ini sesuai dengan yang ditulis oleh Alan Cott dalam bukunya yang berjudul Fasting as a Way of Life dan Fasting the Ultimate Diet. Di dalam buku itu, disebutkan bahwa gangguan jiwa yang parah dapat direduksi dengan berpuasa. Adapun gangguan mental lain seperti susah tidur, rendah diri dan cemas berlebihan dapat pula direduksi dengan terapi berpuasa. Hal ini dibuktikannya dalam penelitian Alan Cott di Rumah Sakit Grace Square, New York.

Semoga terinspirasi untuk mulai merutinkan puasa Senin Kamis, aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *