Mengapa Sebaiknya Kita Curhat pada Allah bukan pada Sosial Media?

By | April 14, 2016

Sahabat Ummi, Di era serba internet dan gadget seperti sekarang ini, sudah bukan rahasia lagi hampir setiap kita menuliskan apa-apa yang terjadi di kehidupan kita lalu di share di sosial media, seperti menceritakan karir, keluarga, bisnis, dan lain-lain. Sebenarnya saja, selama apa yang kita share itu bermuatan positif, bisa memberikan energi yang baik untuk pembaca, memberikan motivasi, inspirasi, informasi dan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Namun akan menjadi masalah bila yang kita share, adalah masalah-masalah pribadi kita yang menyangkut aib dan kekurangan diri kita atau diri seseorang. Apalagi masalah tersebut menyangkut masalah rumah tangga, masalah kita dengan suami misalnya, karena itu sama saja dengan kita membuka aib sendiri, menelanjangi diri sendiri.  bukankah Allah sudah berfirman bahwa sejatinya suami adalah pakaian bagi istri dan demikian pula sebaliknya. Seperti tercantum berikut ini:

“…Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka…” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 187)

 

Baca juga: Ketika Suami Hobi Mengunggah Kemolekan Istri di Sosial Media

 

Jadi meskipun dalam keadaan emosi, jangan sampai mengumbar aib kita atau aib keluarga ke media sosial, alangkah lebih bijaknya bila kita langsung curhat kepada Allah, sang raja diraja, sang penguasa alam ini, sang pemberi solusi terbaik buat hamba-Nya. Ada beberapa keuntungan bila kita curhat, berdoa dan meminta solusi langsung dari Allah:

1. Hati menjadi lebih tenang

Karena kita tidak mengumbar masalah kita, maka secara psikologis kita tidak dibebani, tidak ada perasaan was-was dan rasa bersalah karena masalah-masalah kita hanyalah kita dan Allah yang tahu.

2. Solusinya pasti yang terbaik, karena langsung kita dapat dari Allah, Sang Penguasa Hidup ini.

3. Masalah tidak menjadi panjang, kita juga tidak semakin bermasalah dengan pihak yang bersangkutan.

Karena adakalanya ketika kita share masalah di sosial media, biasanya pihak yang  bermasalah dengan kita akan lebih marah lagi dan akhirnya masalah pun semakin melebar dan tidak kunjung usai.

4. Kita akan dicap pembaca sebagai orang yang suka mengumbar aib

Predikat atau cap ini tentu adalah predikat yang sangat membebani jiwa dan psikologis kita sebagai manusia, karena seharusnya sebagai manusia kita meninggalkan jejak kebaikan supaya kita dikenal sebagai orang yang baik dan bijak.

5. Tidak berdosa, justru akan mendapat pahala

Dengan kita menyembunyikan aib kita, insyaAllah ada ridho Allah disana, Allah sangat menyukai seseorang yang bisa menyembunyikan aibnya, menahan kemarahannya, dan memiliki jiwa yang besar dan lapang.

SubhanAllah, semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang Allah ridhoi ya, sahabat Ummi. Aamiin…

Semoga bermanfaat.

Foto ilustrasi: google

Artikel terkait:

Menjaga Suami dari Godaan Wanita Lain di Sosial Media

Apakah Sah Mentalak Istri Melalui SMS, Email, atau Sosial Media?

7 Alasan Orang Tidak Mengkonfirmasi Pertemanan Kita di Sosial Media

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *