Manajemen Masak agar Tidak Mumet Nanya Hari Ini Masak Apa

By | January 27, 2017

Sahabat Ummi, ada banyak cara agar pekerjaan sebagai ibu rumah tangga bisa sistematis dan rapih, salah satunya manajemen masak.

 

Jangan sepelekan kegiatan masak karena jika tidak tersistim kegiatan tersebut bisa memakan banyak waktu. Sementara, pekerjaan ibu rumah tangga enggak hanya masak. Masih ada kerjaan lain yang menunggu. 

 

Beli masakan di luar sesekali memang tidak masalah, tapi kalau tiap hari? Ehm… bisa-bisa kantong jebol. Belum lagi kita tidak tahu bagaimana kualitas masakan yang kita beli: bersih atau tidak.

 

Agar kegiatan masak memasak tidak dianggap sebagai beban, maka ibu rumah tangga bisa menerapkan manajemen masak.

 

Seperti apa itu?

 

1. Tentukan menu masakan per tema per minggu. Misal seperti ini

 

Menu masakan per tema per minggu

Minggu I: Tempe

Minggu II: Ayam

Minggu III: Tahu

Minggu IV: Ikan

 

2. Dari situ (nomor 1) kita turunkan lagi per hari, misal seperti ini

 

Minggu I

Senin: Tempe goreng

Selasa: Oseng-oseng tempe

Rabu: Ca tempe

Kamis: Sate tempe

Jumat: Mendol tempe

Sabtu: Jangan tempe

Minggu: Tempe penyet

Adapun kalau campuran lain semisal daging ya itu bukan yang utama tetep utamany tempe sesuai tema. Misal daging 2 iris, tempe 10 iris.

 

Minggu II: Ayam

Senin: Ayam goreng

Selasa: Kare ayam

Rabu: Ayam bumbu kecap

Kamis: Opor ayam

Jumat: Bali ayam

Sabtu: Soto ayam

Minggu: Semur ayam

Ada bahan lain pasti semisal sayur, tapi bahan utama tetap ayam

 

3. Stok bumbu utama agar tidak perlu lagi menyiapkan mendadak saat masak. Misal, kita punya stok bawang merah dan bawang putih yang sudah diiris atau diblender. Jadi sewaktu-waktu butuh tinggal ambil. Menghemat waktu.

 

4. Bagaimana dengan cemilan? 

Kita bisa memakai buah sebagai cemilan sehat dan bermanfaat. Karena biar pun hanya cemilan, tetap saja enggak boleh yang membahayakan misal yang banyak mengandung bahan pengawet.

 

Pilihlah buah yang sedang musim. Misal saat ini musim mangga, maka kita bisa membeli mangga agak banyak karena harganya lebih murah. Bilapun ingin buah yang lain ya enggak masalah tapi tentu belinya tidak sebanyak buah yang lagi musim.

 

Bagaimana, Bunda? Dengan memiliki manajemen masak secara sederhana seperti di atas setidaknya kita tidak perlu terbebani lagi dengan pertanyaan “Besok masak apa?”

 

Kita juga bisa memperkirakan berapa banyak uang yang harus kita keluarkan untuk membeli bahan-bahan tersebut. Ada banyak cara yang bisa dilakukan bunda untuk menghemat pengeluaran keluarga tapi gizi tetap dan selalu tercukupi.

 

Mari jadi ibu rumah tangga yang bijak.

 

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah alias @miyosimiyo adalah istri, ibu, penulis, & pembelajar. Rumah mayanya ada di rumahmiyosi(dot)com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *