Ketika Hanya Suami Saja yang Bekerja

By | March 23, 2017

 

Sahabat Ummi, bagaimana bila hanya suami saja yang bekerja? Dalam artian sang istri benar-benar menjadi ibu rumah tangga full time dan tidak menghasilkan uang sama sekali? Tentu, setiap wanita memiliki kondisi yang berbeda-beda dan tidak bisa disamakan apalagi disalahkan. Apapun pilihannya, selama disepakati berdua oleh suami istri dan tidak mudharat, tentu tidak masalah. Beberapa wanita memilih untuk menjadi ibu rumah tangga full time dengan beberapa alasan di bawah ini:

 

1.      Suami sudah mencukupi semua kebutuhan rumah tangga

Ketika istri memutuskan untuk bekerja bukan berarti karena suaminya tidak lagi mampu menafkahi karena kenyataannya ada beragam alasan yang mendasari. Namun, Ada beberapa wanita yang memilih untuk benar-benar menjalani kehidupannya sebagai ibu rumah tangga tanpa ada urusan dengan penghasilan tambahan atau yang sejenis karena ia yakin bahwa sang suami bisa memenuhi semua kebutuhannya. Dan pilihan seperti ini tentu saja tidak salah. Lagi-lagi karena beda orang beda mindset dan keinginan.

 

2.      Ada yang harus diprioritaskan untuk saat ini yaitu anak-anak

Ada istri yang sebenarnya ingin bekerja, entah di rumah atau di luar rumah, namun karena kondisi saat ini tidak mengizinkan dia untuk melakukannya, maka ia terpaksa menunda keinginan tersebut. Jauh dari keluarga, tidak adanya ART yang bisa membantu, atau alasan lain yang membuat sang istri harus menunda untuk sementara waktu.

 

3.      Masalah kesehatan

Masalah kesehatan juga bisa menjadi sebab mengapa seorang istri memilih untuk menjadi ibu rumah tangga full time. Kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk bekerja dan berpikir yang terlalu berat misalnya, menjadi salah satu alasannya. Atau bisa jadi sang istri menderita suatu penyakit yang membutuhkan pemulihan dalam waktu yang lama sehingga untuk saat ini dia tak mungkin bisa bekera baik di rumah maupun di luar rumah dan baik yang sifatnya freelance maupun yang full time.

 

4.      Istri memang lebih enjoy menjadi ibu rumah tangga murni

Ada seorang wanita yang memang merasa lebih enjoy menjalani kehidupannya sebagai ibu rumah tangga murni dan tanpa embel-embel apa-apa. Pilihannya untuk menjadi ibu rumah tangga murni benar-benar karena keinginannya pribadi dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Sehingga diapun merasa sangat bahagia menjalani hari-harinya sebagai ibu rumah tangga.

 

 Referensi:

Ariefiansyah, Miyosi. 2012. “Hartamu Hartaku Hartaku Punya Siapa”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah atau @miyosimiyo pemilik www.rumahmiyosi.com ini adalah seorang istri, ibu, penulis, dan pembelajar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *