Hari Buruh FOKMA Malaysia Gelar Seminar Tahunan 2018

0 109

Ummi online – Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia (FOKMA) memperingati hari buruh 1 Mei 2018 dengan mengadakan Seminar dengan tema Motivasi Menghadapi Problematika Perantau di Malaysia. Menurut ketua FOKMA, Evi Hartati, tujuan dari seminar ini adalah untuk memberikan semangat dan motivasi agar para perantau tidak pantang menyerah dalam menghadapi berbagai problematika dan tantangannya di Malaysia. Tampil sebagai nara sumber adalah Dr Muhammad Iqbal dan Heni Sri Sundani. Selain FOKMA sebagai panitia, acara tersebut juga terlaksana atas dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur Malaysia.

Seminar sehari tersebut bertempat di aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur sejak pukul sembilan pagi hingga pukul empat sore. Peserta yang datang berjumlah 500 orang yang mayoritas mereka adalah muslimah para pekerja Indonesia dari beberapa wilayah Malaysia seperti Kuala Lumpur, Selangor, Seremban, Negeri Sembilan, Perak dan Pinang. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Agus Badrul Jamal, atase pensosbud KBRI KL.

Hari Buruh FOKMA Malaysia Gelar Seminar Tahunan 2018

Dr Iqbal memulai sesi dengan mengingatkan tentang kebahagian. Pada hakikatnya kebahagiaan itu datang dari rasa syukur kita dari setiap nikmat yang Allah berikan kepada kita. Pemateri yang merupakan salah satu dekan di kampus Mercu Buana tersebut mengungkapkan tentang ada beberapa alasan yang membuat seseorang bekerja di luar negeri. Diantaranya adalah karena keterbatasan lapangan kerja, kesulitan ekonomi, membayar hutang, perlukan biaya sekolah, memerlukan biaya pengobatan, membangun rumah dan bahkan menjadi pelarian dari masalah.

Apapun latar belakang seseorang menjadi perantau, hendaknya dimulai dengan niat yang baik. Karena niat akan menentukan hasil. Sebagai seorang muslim, hendaklah niat selalu dalam bingkai mencari keridhaan Allah dan melakukan kebaikan. Dan karena hidup adalah proses yang panjang, maka kita juga harus memiliki persiapan yang matang. Dan jangan lupa untuk memiliki impian dan harapan dalam hidup. Pemateri yang juga berprofesi sebagai konsultan psikologi ini memberikan motivasi kiat sukses dalam bekerja di luar negeri. Pertama, harus selalu berusaha dan mencoba serta optimis. Kedua, mengatur strategi dengan menyusun rencana dan fokus. Ketiga siap belajar dari keberhasilan orang lain. Keempat, menjaga keseimbangan dunia kerja dan kehidupan pribadi. Kelima, senantiasa berpikir positif.

Sebagai nara sumber yang kedua, Heni Sri Sundani memotivasi tentang pentingnya pendidikan. Heni, yang merupakan pendiri Sekolah Anak Petani Cerdas meyakini bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk memutus rantai kemiskinan.

Acara berlangsung dengan lancar dan menarik karena selain materi yang berbobot, peserta juga dihibur oleh penampilan dari group sholawatan dan pentas seni dari perwakilan para pekerja serta pembagian banyak hadiah untuk peserta. Pada akhirnya, semoga seminar FOKMA tahun ini memberikan motivasi kepada para perantau agar memiliki perencanaan hidup yang jelas dan daya juang yang tinggi dalam menghadapi berbagai problematika kehidupan perantau. (YY Farikha Humas FOKMA)

loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.