Curhat di Media Sosial? Coba Pikir Ulang

By | March 14, 2017

Sahabat Ummi, sesungguhnya mengeluh di media sosial itu merugikan diri sendiri. Berikut beberapa alasannya:

 

  1. Alih-alih ingin mendulang simpati atau mendapatkan solusi, yang kita terima malah caci maki, “Cuma gitu aja enggak bisa,” atau “dih, cemen banget!” atau yang serupa. Padahal, bisa jadi ketika yang berkomentar seperti itu mendapatkan cobaan serupa ngeluhnya lebih dahsyat. Tapi mau gimana lagi, bahasa tulisan dan lisan memang berbeda. Kalau ingin curhat ya sebaiknya cerita ke orang-orang yang benar-benar kita percaya, bukan ke semuaa orang yang sebagian besar tidak tahu keseharian kita dan sebaliknya.
  2. Mempermalukan diri sendiri

 

“Ih, ternyata dia gitu ya di dunia maya padahal di dunia nyata kayak kuat gitu,”

 

Lagi-lagi bukannya mendapat solusi, yang ada malah mempermalukan diri sendiri.

 

  1. Menghabiskan kuota hanya untuk hal-hal yang kurang produktif

 

Menghabiskan kuota untuk hal-hal enggak produktif berarti menghabiskan uang. Sama-sama menggunakan kuota, mendingan untuk hal-hal yang bermanfaat misal jualan, mendengarkan ceramah di youtube, belajar gratis di grup WA, atau yang lain.

 

  1. Bisa berkembang ke mana-mana

 

Saat ini zaman sensitif. Masalah yang awalnya hanya satu kota gara-gara di-share di media sosial bisa berkembang jadi sedunia. Mending kalau masalah prinsip, kalau enggak? Bukankah hal ini buang-buang waktu saja.

 

Orang yang cerdas dan kuat bukanlah orang yang tidak pernah mengeluh, tapi tahu secara pasti dia harus mengeluh ke siapa. Sebaiknya sih memang kita tidak membiarkan apa yang kita rasakan “berceceran” di dunia maya. Bila pun ingin cerita masalah pribadi, ceritalah ke orang yang benar-benar amanah dan bisa dipercaya. Dan yang pasti, curhat sama Allah jangan pernah lupa. Aamiin.

 

Mari bermedia sosial dengan bijak!

Foto ilustrasi : google

 

 

 

 

 

Penulis:

 

Miyosi Ariefiansyah alias @miyosimiyo penghuni www.rumahmiyosi.com adalah istri, ibu, penulis, dan pembelajar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *