Sesungguhnya istri yang qonaah akan memperlihatkan bahwa dirinya cukup dan kebutuhannya terpenuhi dengan baik, sekalipun kenyataannya tidak demikian. Ini disebabkan ia ingin bersyukur pada apa yang telah Allah berikan. Meski suami hanya memberi separo dari kebutuhan bulanan, istri yang qonaah akan mampu mencukupi kebutuhan keluarganya berkat pertolongan Allah terhadapnya:
Rasul bersabda “Barang siapa yang menampakkan kecukupan maka Allah akan membuatnya kaya” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)
Rasul bersabda “Sebaik-baik wanita adalah jika kau pandang maka dia menyenangkanmu, jika kau perintah ia menaatimu, jika kau tinggalkan ia menjagamu dalam hal harta dan menjaga dirinya." (Hadits riwayat Abu Daud)
Allah berfirman “Dan berikan haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang boros itu adalah saudara syaitan dan syaitan itu sangat ingkar kepada Tuhannya." (QS.Al Isra ayat 26-27)
“Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah mengaruniakannya sifat qana’ah (merasa puas) dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim, no. 1054).
“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk (dalam ilmu dan amal), ketakwaan, sifat ‘afaf (menjaga diri dari hal yang haram), dan sifat ghina’ (hati yang selalu merasa cukup atau qana’ah).” (HR. Muslim, no. 2721, dari ‘Abdullah).



Komentar