Cara Mendidik Perempuan

By | October 27, 2016

“Banyak yang bilang perempuan adalah makhluk yang lemah, tapi tahukah Sahabat Ummi bahwa kelak dialah yang akan menjadi tempat bersandar bagi seseorang yang mencintaimu sepenuhnya”. Sebuah kutipan dari Chanel Telegram Teladan Rasul yang menginspirasi bahwa perempuan, makhluk terindah yang Allah ciptakan di dunia. Tidak semata-mata Allah ciptakan sesuatu jika tak punyai tujuan dan hikmah, kita kupas bagaimana peran penting seorang perempuan dalam kehidupan serta cara mendidik mereka agar menjadi perempuan berkualitas yang membawa perubahan terhadap lingkungan sekitar dan lingkungan dunia.

Ayat dalam Al Qur’an yang menerangkan tentang perempuan banyak di jelaskan dalam Quran Surat Annisa, Perempuan menjadi fitnah bisa jadi dikarenakan perempuan mendidik perempuan yang terlalu lembek dan kurang tegas, bukankah perempuan diciptakan dari tulang rusuk pria. Maknanya, bahwa dalam mendidik perempuan jika diperlakukan kasar ia akan patah atau akan menimbulkan hal negatif dari sikap dan perilaku. Sebaliknya dalam mendidik perempuan harus dalam sikap kelemah lembutan hal ini perlu pemahaman bahwa mengingat perasaan perempuan lebih mendominasi di bandingkan logika.  

Kesulitan mendidik anak dalam Al Quran pun disinggung bahwa mendidik anak perempuan lebih berat dibandingkan dengan mendidik anak laki-laki hal ini dikarenakan karena perempuan lebih menggunakan perasaan dibandingkan logika hal ini seringkali dikaitkan  dengan hasrat dan keinginan. Seperti contohnya dalam hal berpakaian, pangsa-pangsa produk-produk berbau perempuan lebih sering berganti dan cenderung mengikuti naluri naluri perempuan dibandingkan laki-laki.

 

Baca juga: Shafiyyah Wanita Perkasa yang Mendidik Anak dengan Ketegasan

 

Bagaimana cara mendidik anak perempuan agar tidak terlalu mengikuti hasratnya untuk terlalu konsumtif dalam kehidupan sehari-hari? Allah berfirman bahwa “Allah tidak menyukai segala sesuatu dengan berlebihan” artinya hal ini bisa kita aplikasikan dalam kehidupan mendidik anak perempuan untuk mengurangi sifat konsumtif dengan cara membelanjakan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan, dengan begitu tidak akan terjadi mubaziritas dari barang-barang atau hal-hal yang dianggap tidak perlu.

Mengapa posisi perempuan menjadi diskriminatif sosial, beberapa dekade terakhir eksistensi perempuan sudah banyak mengisi posisi-posisi penting dalam pemerintahan ataupun peran penting lainnya. Namun sayangnya di beberapa Negara masih banyak ditemukan diskriminasi perempuan seperti di India, jika terdapat ibu hamil sedang mengandung anak perempuan maka sang mertua akan berusaha melenyapkan si ibu hamil dikarenakan kehadiran anak perempuan dianggap kurang menguntungkan.

Prostitusi dan penjualan anak perempuan masih marak, hal ini menjadi acuan bagi ayah Bunda di rumah untuk lebih fokus terhadap pengawasan dan mendidik anak-anak perempuan dengan membuat aturan-aturan di rumah lebih ketat terhadap anak perempuan, contohnya mengikut sertakan mereka dalam kegiatan-kegiatan positif seperti ekskul, berbagai les untuk sebagai bekal soft skill nya di masa mendatang.

Demikian semoga bermanfaat.

Foto ilustrasi: google

Profil Penulis:

Lia Kurniawati, S. Ikom, M. MPd.

Dosen Ilmu Komunikasi, Penyiaran Televisi dan Radio

Dari Kota Bandung

Bisa disapa dengan akun Facebook “Lia Kurniawati” atau di Blog : [email protected]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *