Begini Seharusnya Sikap Mukmin dalam Menghadapi Masalah

By | March 31, 2018

Sahabat Ummi, apa yang biasa dilakukan saat menghadapi masalah? Menangis? Curhat? Marah?

Ternyata begini lho semestinya seorang yang mengaku beriman pada Allah bersikap saat menghadapi masalah, apakah kita telah memiliki ciri-ciri berikut:

1. Menyadari diri adalah kepunyaan Allah

Seorang yang beriman pada Allah pastilah menyadari bahwa dirinya adalah milik Allah, tentu saja apa yang terjadi pada dirinya adalah sesuai kehendak Allah bukan kehendak diri pribadi. Jadi, tidak akan ada perasaan protes di hati.

Kalau saat menghadapi masalah masih terasa ingin protes, ini bisa menjadi indikator bahwa kita belum sepenuhnya beriman pada Allah.

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 155-156)

2. Bersyukur dan bersabar

Seorang yang beriman selalu akan memilih satu di antara dua: Bersyukur, atau bersabar. Dan keduanya adalah kebaikan baginya.

Jika ia menghadapi masalah berupa kenikmatan, maka ia akan bersyukur, sebaliknya jika ia menghadapi masalah berupa kesulitan maka ia akan bersabar.

Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda : ”Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, seluruh urusannya penuh dengan kebaikan. Dan itu hanya dimiliki oleh diri orang mukmin saja. Apabila ia memperoleh kenikmatan akan bersyukur, maka kesenangan itu akan menjadi kebaikan buat dirinya. Apabila ia tertimpa musibah, ia akan bersabar, dan musibah itu pun akan menjadi kebaikan buat dirinya”. (HR. Muslim)

Begini Seharusnya Sikap Mukmin dalam Menghadapi Masalah

3. Introspeksi diri

Seorang yang beriman ketika mendapat masalah sangat mungkin akan segera introspeksi dosa-dosanya sendiri, tidak lantas menyalahkan Allah. Dia akan sadar bahwa kebanyakan musibah berasal dari kesalahan sendiri.

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (QS. Asy Syuura : 30)

Apakah kita telah memiliki 3 sikap tersebut ketika menghadapi masalah?

Mari sama-sama berbenah diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *