Apa Penyebab Bengkak Kaki Saat Kehamilan?

By | March 2, 2016

Sahabat ummi, kehamilan adalah peristiwa yang fisiologis. Namun, seringkali kita menjumpai keluhan-keluhan yang membuat ketidaknyamanan bagi ibu hamil misalnya bengkak pada kaki. Sering timbul pertanyaan apakah hal tersebut normal terjadi pada setiap kehamilan atau bahkan tidak normal.

Edema atau kaki bengkak selama kehamilan umumnya mulai terjadi pada saat kehamilan triwulan kedua atau biasanya pada saat usia kehamilan 5 bulan bahkan kadang terus meningkat selama triwulan ketiga. Berbagai macam faktor bisa mendasari kondisi ini, antara lain perubahan hormonal dan kenaikan berat badan saat hamil bisa menyebabkan beberapa bagian tubuh membengkak, termasuk di bagian kaki. Membesarnya rahim juga bisa menyebabkan penekanan pada pembuluh darah, sehingga mengganggu kembalinya darah ke jantung. Pada akhirnya, hal ini bisa menimbulkan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Namun pada beberapa kasus pembengkakan pada kaki bisa disebabkan oleh gangguan pembuluh vena.

Untuk mengatasi kondisi bengkak tersebut, sebaiknya mengenali faktor penyebabnya. Faktor pencetus lain selain yang disebutkan diatas, terdapat beberapa kondisi yang bisa menyebabkan bengkak pada kaki seperti panas, berdiri atau duduk terlalu lama, kurang beraktifitas dan obesitas.

Berikut ini Beberapa tips untuk mengatasinya:

1. Selalu istirahatkan kaki  bila duduk atau berdiri terlalu lama.

2. Pada saat kehamilan perlu menambah ukuran sepatu agar kaki nyaman.

3. Hindari juga celana ketat yang mungkin bisa membatasi pergelangan kaki. Pakaian yang terasa ketat menandakan karena tubuh yang membengkak, dan bisa membatasi sirkulasi darah.

4. Carilah kaus kaki atau stocking pendukung khusus yang dibuat untuk membantu mengurangi edema.

5. Hindari berdiri atau duduk untuk waktu yang lama serta jangan menyilangkan kaki. Ketika Anda duduk, putarlah kaki di pergelangan. Lebih baik jika sambil berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi.

 

Baca juga: Tips Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

 

6.  Tidur miring. Jika memungkinkan tidur dengan miring kekiri. Hal ini akan memberikan tekanan pada vena besar yang mengembalikan darah dari bagian bawah tubuh ke jantung. Bisa juga sambil dibantu dengan mengangkat kaki sedikit dengan diganjal bantal.

7. Melakukan aktivitas fisik saat melakukan rutinitas harian, seperti jalan-jalan setiap hari di waktu pagi.

8. Merendam kaki bisa memberikan kompres dan tekanan pada kaki bengkak untuk meredakan sementara.

9. Mengompres air dingin ke daerah yang bengkak 3 kali selama kira-kira 15-20 menit. Bungkus kompres dingin dengan handuk, jangan langsung kekulit Anda. Untuk masalah ini bisa dikonsultasikan dulu dengan dokter.

10. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa memijat kaki secara teratur juga bisa membantu meredakan pembengkakan kaki dan pergelangan kaki selama kehamilan.

11. Makan makanan yang banyak mengandung kalium, seperti pisang. Kalium berfungsi menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh  dan kurangi konsumsi garam karena natrium bisa meretensi cairan.

12. Minumlah air putih yang cukup dan hindari kafein, karena kafein bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mengganggu keseimbangan cairan. 

Pembengkakan pada pergelangan kaki ataupun kaki selama kehamilan pada umumnya adalah normal/fisiologis. Akan tetapi ada beberapa kondisi bengkak yang harus diwaspadai pada saat kehamilan, misalnya bengkak pada tangan, muka bahkan seluruh tubuh. Apabila hal tersebut terjadi, maka anda harus segera menghubungi dokter anda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Foto ilustrasi: google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *