4 Tips Memperlakukan Hobi Agar Tidak Mengganggu Stabilitas Keuangan Keluarga

By | May 13, 2016

Sahabat Ummi, hobi kadang bisa menguntungkan namun bisa juga merugikan seperti parasit. Hobi yang menguntungkan adalah ketika kita bisa memanfaatkannya untuk kegiatan yang menghasilkan. Jadi, selain bisa “rekreasi” hati, kita juga bisa mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, hobi yang merugikan adalah hobi yang menguras kantong. Namun, bukan berarti kita melarang diri kita sendiri untuk memiliki hobi. Selama kita masih bisa berlaku bijak, tentu tak masalah.

Ada empat hal yang perlu kita perhatikan berkaitan dengan hobi agar tidak sampai mengganggu stabilitas perekonomian keluarga, yaitu:

1. Membuat dana khusus untuk memanjakan diri sendiri yang persentasenya tidak perlu terlalu besar, disesuaikan dengan kebutuhan.

 

Baca juga: 5 Tips Belanja Hemat untuk Pasutri Muda

 

2. Mendisiplinkan diri dengan membeli atau menikmati hobi secara berkala (tidak setiap saat).

3. Memanfaatkan diskon ketika ingin membeli benda-benda yang menjadi hobi kita.

4. Mencatat pengeluaran untuk hobi.

Bagaimana? pengeluaran untuk hobi bisa jadi tidak material, namun jika dilakukan terus-menerus (tidak terjadwal dengan baik), maka pengeluaran sedikit demi sedikit tapi sering ini bisa mengganggu stabilitas ekonomi keluarga. 

Bukannya tidak mungkin suami istri bertengkar hanya karena salah satunya kurang bisa mengendalikan diri dan satunya lagi kurang mengerti. Padahal, jika masih dalam tahap wajar, memiliki hobi bisa menjadi salah satu penyemangat hidup dan meningkatkan kreativitas.

Referensi:

1. Ariefiansyah, Miyosi. 2012. Cash Flow Management untuk Awam dan Pemula. Jakarta: Laskar Aksara.

Foto ilustrasi: google

Profil Penulis:

Miyosi Ariefiansyah adalah penulih “Cash Flow Management untuk Awam dan Pemula” dan pemilik blog http://rumahmiyosi.com.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *