27 Hal Ini Menyebabkan Sembelit Serasa Membelit

0 18

Sembelit dalam dunia kedokteran disebut konstipasi. Konstipasi yang berlanjut disebut obstipasi. Sembelit sering dijumpai pada 15 persen orang dewasa. Sembelit terkadang terkait erat dengan debilitas dan dehidrasi.

Sembelit secara umum dibagi dua, yakni primer dan sekunder. Uniknya, sebagian penderita sembelit primer memiliki waktu transit kolon normal. Transit kolon normal sekitar 35 jam. Bila lebih dari 72 jam maka dapat dipastikan abnormal.

Berikut ini 26 penyebab sembelit yang dapat dijumpai di literatur kedokteran. Selamat memahami.

1. Asupan [intake] cairan atau serat yang kurang.

2. Pola/gaya hidup yang tidak sehat, terutama terkait sistem pencernaan.

 

Penyakit sistemik, misalnya;

3. Endokrin; hipotiroidisme, hiperparatiroidisme, diabetes mellitus.

4. Metabolik; hipokalemia, hiperkalsemia, uremia, porfiria.

5. Neurologis; penyakit Parkinson, multiple sclerosis, kerusakan saraf sacral [operasi pelvis, tumor], paraplegia, neuropati otonomik, spinal cord injuries.

 

Obat-obat medis, seperti;

6. Obat anti-inflamasi non-steroid.

7. Golongan antikolinergik.

8. Golongan diuretik.

9. Golongan opioid.

10. Golongan psikotropik.

11. Penghambat saluran kalsium.

12. Suplemen zat besi dan kalsium.

13. Klonidin.

14. Cholestyramine.

 

Ketidaknormalan struktur anatomis, berupa;

15. Anorektal; prolaps rektum, rectocele, intususepsi rektal, striktur anorektal, fisure ani, sindrom ulser rektal soliter.

16. Penyakit Hirschsprung.

17. Megarektum idiopatik.

18. Striktur kolon; radiasi, iskemi, divertikulosis.

19. Massa kolon dengan obstruksi; adenokarsinoma.

20. Perineal descent.

 

Transit kolon yang lambat, manifestasinya berupa;

21. Psikogenik.

22. Gangguan makan.

23. Idiopatik.

24. Pseudo-obstruksi intestinal kronis.

 

25. Disinergi dasar pelvis.

26. Irritable bowel syndrome.

27. Kehamilan [terutama pada konstipasi sekunder].

 

Bila belum memahami arti dari uraian singkat di atas, atau memerlukan penjelasan lebih lanjut terkait sembelit, maka dipersilakan berkonsultasi ke dokter. [dr. Dito Anurogo]

 

 

 

Profil Penulis

Dito Anurogo, dokter digital/online di detik.com, peraih ‘’Gadjah Mada Awards’’ 2015 kategori mahasiswa terinspiratif dan penulis terbaik, kontributor terbaik di website Ummi online, sertifikasi CME dari Harvard dan Oxford University, penulis lebih dari 333 artikel terpublikasi serta 18 buku [salah satunya The Art of Medicine, Gramedia, 2016, dipromosikan di Amazon.com], pembina Network–Preneur  Initiative Center [NPIC], CEO/Founder Sahabat Literasi Indonesia [Indonesia Literacy Fellowship], studi S-2 Ilmu Kedokteran Dasar [IKD] Biomedis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada [FK UGM] Yogyakarta, email ditoanurogo[at]gmail[dot]com.

Foto ilustrasi : google

loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.