Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Parenting
  4. /
  5. Waspadai Bahaya Generasi Micin

   Rubrik : Parenting

Waspadai Bahaya Generasi Micin

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 10242 Kali

Waspadai Bahaya Generasi Micin
Waspadai Bahaya Generasi Micin

Sahabat Ummi, akhir-akhir ini media sosial dihebohkan dengan postingan anak-anak usia sekolah yang memamerkan kemesraannya. Tidak hanya sampai di situ, mereka pun turut membumbui postingan tersebut dengan kalimat-kalimat provokatif dan membuat sebagian besar pengguna mengurut dada.

Sebagai orang tua, bagaimana cara kita menanggapinya? Sikap anak yang ditunjukkan menjelang dewasa tidak terlepas dari peran kita sebagai orang tua. Sudah kuatkah pondasi agama dan moral yang kita berikan pada mereka? Berapa lama waktu yang kita habiskan untuk mendengar celoteh polos mereka? Masihkah kita mempunyai waktu untuk itu? Apalagi jika kedua orang tua lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah.

Tidak ada yang salah dengan ayah dan ibu yang sama-sama bekerja selama kita membekali mereka dengan pondasi agama yang kuat sedari kecil.

 

Sahabat Ummi, menilik fakta kebobrokan moral yang melanda di mana-mana, kita sebagai orang tua tentunya merasa miris dan memiliki kekhawatiran luar biasa terhadap masa depan putra-putri kita lainnya.

Salah satu yang menjadi sorotan saat ini ialah maraknya anak usia sekolah yang tanpa sungkan memamerkan kemesraan di berbagai media sosial. Mulai dari sekadar pegangan tangan sampai “ngamar” berdua.

Selain itu, ada adegan di mana beberapa anak sekolah memperagakan satu scene sinetron dengan main tampar dan berteriak, “mama jahat”. Naudzubillah, mereka dapat pengetahuan dari mana hal-hal seperti itu? Tentu saja ini berhubungan erat dengan efek negatif yang sinetron berikan. Selain menampilkan cerita manis khas negeri dongeng, kata-kata yang digunakan pun tidak sesuai dengan kaidah bahasa dan tatanan moral yang berlaku di Indonesia.

Generasi muda yang menuntut perhatian lebih ini biasa disebut dengan “generasi micin”. Sebagian orang menghubungkan dengan penggunaan bumbu penyedap rasa yang semakin banyak dipakai dalam berbagai produk makanan.

 

Sebutan “generasi micin” juga biasa dialamatkan pada anak-anak usia sekolah yang berlagak dewasa dan melakukan hal-hal di luar batas wajar mereka sebagai anak sekolah.

Tentunya kita sebagai orang tua wajib “gaul” dan “melek” teknologi supaya semua kegiatan yang dilakukan anak kita bisa terpantau dengan mudah. Kita juga harus mengetahui dengan siapa anak bergaul, apa yang dia kerjakan selama ini, dan tontonan apa yang selama ini dia konsumsi. Tentu tidak mudah mengingat usia anak yang semakin besar dan mempunyai ruang lingkup sosialisasi yang luas tapi sudah menjadi kewajiban kita untuk membentenginya dari berbagai pengaruh buruk yang muncul di masyarakat. Semoga anak kita tidak termasuk “generasi micin” yang mengerikan.

 

Referensi : berbagai sumber

Foto ilustrasi : google

Nidaul Fauziah

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});