Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Motivasi
  4. /
  5. Tips Menghadapi Ibu-Ibu Kurang Piknik, Sok Ikut Campur Dan Suka Merendahkan Tanpa Baper

   Rubrik : Motivasi

Tips Menghadapi Ibu-Ibu Kurang Piknik, Sok Ikut Campur Dan Suka Merendahkan Tanpa Baper

  Ditulis Oleh miyosimiyo Dibaca 21823 Kali

Tips Menghadapi Ibu-Ibu Kurang Piknik, Sok Ikut Campur Dan Suka Merendahkan Tanpa Baper
Tips Menghadapi Ibu-Ibu Kurang Piknik, Sok Ikut Campur Dan Suka Merendahkan Tanpa Baper

Sahabat Ummi, pernah menghadapi ibu-ibu yang suka ngatur dan ikut campur masalah pribadi orang lain, suka nyalahin orang dan menganggap dirinya paling kuat paling tabah paling perkasa, suka ngomong sembarangan tanpa disaring tapi sekalinya tersinggung langsung berubah jadi orang paling menderita sedunia, serta ibu-ibu labil alias ngomong dan ngomel dulu baru kemudian mikir?

Pernah?

Atau ... jangan-jangan kitalah yang seperti itu. Na'udzubillah

Dalam keseharian, kadang kita tidak bisa menghindari ibu-ibu bertipe seperti di atas. Daripada keki sendiri dan makan hati mendingan pakai tips ini:

1. Bersyukurlah karena kita enggak 24 jam berinteraksi, jadi yaweslah biarkan ibu-ibu model gitu ngoceh semaunya mumpung masih bisa

2. Anggap angin. Iyain aja, tapi enggak usah dimasukkan ke hati

3. Sadari bahwa itu sudah karakter. Enggak cuma ke kita aja, tapi ke banyak orang. Jadi ngapain repot-repot pusing.

4. Hurt people hurt people. So, harusny kita malah kasihan

5. Kita bisa belajar lebih baik dari melihat contoh yang buruk. Jadi enggak usah melow

6. Cuekin aja kalau ibu-ibu semacam itu mempermalukan kita di depan umum. Jangan pernah dibalas. Anggap aja anak kecil lagi ngambek atau merengek. Apa kita biasanya bales kalau ada anak kecil marah-marah? Enggak kan? Yang ada malah kasihan.

7. Istighfar, berharap kita dijauhkan dari sikap seperti itu

8. Anggap aja latihan sebagai orang terkenal. Kalau segini aja kita udah cemen, gimana nanti pas udah jadi tokoh tertentu dimana pastinya yang nyari-nyari kesalahan akan jauh lebih banyak

9. Tulis, jadiin novel atau cerpen atau artikel kemudian kirim dan taraa ... dapat uang

10. Jangan pernah terpancing kalau kita mau memenangkan pertandingan

11. Fokus ke urusan kita

12. Anggap sedang berada di jalan raya yang notabene akan ngadepin beragam hal mulai dari pengendara lain yang ugal-ugalan sampai orang yang nyeberang sembarangan. Kalau kita nurutin emosi enggak bakal sampai tujuan. Kesal boleh, tapi emosi harus tetap terkontrol. Ingat tujuan utama

13. Latihan sabar yang sebenarnya adalah ketika berhadapan dengan ibu-ibu rewel seperti itu

14. Anggap aja hiburan

Gimana? Tips lain masih banyak. Kita bisa menciptakannya sendiri. Intinya sih tetap positif di tengah situasi yang tidak mendukung. Memang berat, hanya yang kuat hatinya yang mampu. Ingat bahwa ngomong sembarangan akan berakhir penyesalan. Tentu kita tidak mau itu terjadi. Terlalu banyak bicara bukan berarti keren, bahkan bisa sebaliknya. So, ingat kata hadits, "bicara baik atau diam,"

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah alias @miyosimiyo adalah istri, ibu, penulis, & pembelajar. Rumahnya di www(dot)rumahmiyosi(dot)com

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});