Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Kesehatan
  4. /
  5. Terungkap, Kenapa Jika Menguap Mengeluarkan Air Mata

   Rubrik : Kesehatan

Terungkap, Kenapa Jika Menguap Mengeluarkan Air Mata

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 1500 Kali

Terungkap, Kenapa Jika Menguap Mengeluarkan Air Mata
Terungkap, Kenapa Jika Menguap Mengeluarkan Air Mata
Sahabat Ummi, mengeluarkan air mata belum tentu artinya sedang sedih, karena ketika seseorang menguap pun, biasanya ada air mata yang keluar. Penasaran kenapa bisa begitu?
 
Coba perhatikan deh, ketika menguap biasanya mata kita akan berusaha menutup rapat, kelopak secara otomatis tertutup dan ini menyebabkan adanya tekanan pada otot-otot sekitar mata dan juga tekanan pada kelenjar air mata, makanya kemudian mata kita akan berair.
 
Semakin sering menguap, otomatis kelenjar air mata yang mengalami tekanan semakin kuat, ini membuat air mata yang keluar pun semakin banyak.
 
Uniknya, banyak hal tentang menguap yang masih menjadi misteri. Para ahli mengungkapkan bahwa menguap terjadi karena tubuh letih, bosan atau mengantuk. Otak mengalami kekurangan oksigen sehingga menguap dianggap sebagai proses penarikan oksigen dari paru-paru ke arah otak untuk mencukupi kebutuhan oksigen di otak.
 
Yang perlu kita perhatikan, dalam Islam dijelaskan bahwa menguap adalah salah satu aktivitas yang tidak disukai Allah, berbeda dengan bersin. Ketika seseorang bersin, justru diminta untuk memuji Allah dengan mengucap "Alhamdulillah", dan orang-orang di sekitarnya harus menjawab dengan doa bagi orang yang bersin tersebut.
 
“Apabila salah seorang di antara kalian bersin, maka bagi yang duduk di dekatnya (setelah mendengarkan ucapan alhamdulillaah) menjawabnya dengan ucapan yarhamukallah, apabila dia bersin lebih dari tiga kali berarti ia sedang terkena flu dan jangan engkau beri jawaban yarhamukallah setelah tiga kali bersin.” [HR. Abu Dawud no. 5035 dan Ibnu Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 251. Lihat Shahiihul Jami’ no. 684]
 
“Orang-orang Yahudi berpura-pura bersin di ha-dapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka berharap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudi mengatakan kepada mereka yarhamukumullah (semoga Allah memberikan rahmat bagi kalian), namun Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya mengucapkan yahdikumullaah wa yushlihu baalakum (semoga Allah memberikan pada kalian petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).” [HR. Ahmad IV/400, al-Bukhari dalam al-Adaabul Mufrad II/392 no. 940, Abu Dawud no. 5058, an-Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 232, at-Tirmidzi no. 2739, al-Hakim IV/268. Lihat Shahih Sunan at-Tirmidzi II/354 no. 2201]
 
Lalu bagaimana dengan menguap? Menguap disebut sebagai aktivitas yang berasal dari syetan dan sebisa mungkin harus ditahan. Kalau pun tidak tahan, disunahkan menutup mulut dengan tangan ketika menguap.
 
“Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya” [HR. Al-Bukhari no. 6226 dan Muslim no. 2944. Lafazh ini berdasarkan riwayat al-Bukhari]

“Apabila salah seorang di antara kalian menguap maka hendaklah menutup mulut dengan tangannya karena syaitan akan masuk (ke dalam mulut yang terbuka).” [HR. Muslim no. 2995 (57) dan Abu Dawud no. 5026]

Dengan demikian, sebagai muslim kita perlu melakukan sunah-sunah Rasulullah tersebut. Yakni dengan menahan diri dari menguap sebisa-bisanya, atau senantiasa menutup mulut dengan tangan ketika menguap.


Untuk menguap sendiri, para ahli sebelumnya mengungkapkan bahwa menguap terjadi karena tubuh lelah, perasaan bosan atau mengantuk. Sementara itu, perasaan lelah, bosan atau mengantuk ini menurut ahli terjadi karena otak mengalami kekurangan oksigen. Hanya saja, belum ada penjelasan lebih detail dan bukti terpercaya bahwa menguap adalah proses penarikan oksigen dari paru-paru ke arah otak demi mencukupi kebutuhan oksigen dalam otak.

Sampai saat ini, aspek-aspek mengenai menguap masih menjadi misteri. Pasalnya, janin yang ada di dalam rahim juga menguap dan belum diketahui apakah janin ini juga menarik oksigen dari paru-paru ke otak.

 

Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});