Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Pasutri
  4. /
  5. Suami Perlu Paham Isi Hati Istri yang Punya Sifat Cerewet

   Rubrik : Pasutri

Suami Perlu Paham Isi Hati Istri yang Punya Sifat Cerewet

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 8334 Kali

Suami Perlu Paham Isi Hati Istri yang Punya Sifat Cerewet
Suami Perlu Paham Isi Hati Istri yang Punya Sifat Cerewet
Sahabat Ummi, istri cerewet itu wajar sebenarnya... kalau suami yang cerewet baru agak aneh, karena sudah kodratnya wanita suka bercerita, suka ingin tahu/kepo, dan juga suka berbicara.
 
Akan tetapi, sering kali suami kurang paham isi hati seorang istri yang punya sifat 'cerewet'. Ini lho yang biasanya ada di hati para Nyonya:
 
1. Semakin cerewet, semakin besar perhatian
 
Kalau istri cerewet dan mengomentari banyak hal, artinya ia perhatian pada Anda. Senyum dan bersyukurlah.
 
"Mas, celanamu kelihatan lecek tuh. Waduh... motormu kok nggak dicuci-cuci sih. Jangan lupa makan siang tepat waktu ya Mas. Bilang Bosmu jangan keseringan nyuruh lembur. Btw, shalat Jumat gak tadi?"
 
Semakin cerewet, berarti semakin banyak hal yang ia perhatikan tentang Anda. Tiru saja sikap Umar bin Khatthab yang memilih diam dan mendengarkan keluhan atau cerewetan istrinya.
 
2. Jika ia diam, tanda sedang marah atau badmood
 
Kalau biasanya istri super cerewet eh tiba-tiba jadi kalem, jangan malah senang... itu bukan pertanda baik.
 
Bisa jadi ia sedang sakit, tenggorokannya radang misalnya. Atau sedang ngambek & kecewa pada Anda. Atau bisa jadi ia sudah dapat teman curhat yang lebih sabar daripada Anda. 
 
Coba pancing agar ia bercerita. Kalau ia sudah mulai cerita panjang lebar lagi, Anda boleh lega. Berarti sudah kembali normal.
 
3. Butuh didengarkan
 
Istri cerewet biasanya bukan butuh solusi, melainkan ingin didengar dan diperhatikan. Jadi kalau ia sedang curcol, Anda cukup berkata "Trus gimana?" dengan ekspresi memperhatikan. Dia akan bercerita lebih panjang lagi dan menganggap Anda suami yang perhatian.
 
Jangan langsung dipotong, "Kamu tuh ngeluh terus..." atau "Masalah seperti itu saja kok diributkan..." Dia akan merasa kecewa.
 
Kalau mau memberi solusi, setidaknya biarkan ia lega bercerita terlebih dulu, in syaa Allah ia akan mau gantian mendengarkan solusi dari anda.
 
 
Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});