Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Finance
  4. /
  5. Siapa yang Menjadi Freelancer? Suami atau Istri?

   Rubrik : Finance

Siapa yang Menjadi Freelancer? Suami atau Istri?

  Ditulis Oleh miyosimiyo Dibaca 1580 Kali

Siapa yang Menjadi Freelancer? Suami atau Istri?
Siapa yang Menjadi Freelancer? Suami atau Istri?

Sahabat Ummi, di kota-kota besar menjadi seorang freelancer bukan lagi sebagai suatu hal yang aneh. Bahkan sudah mulai dianggap biasa. Selain memiliki kebebasan waktu yang lebih, seorang freelancer yang tekun justru bisa memiliki penghasilan di atas rata-rata dibandingkan dengan seorang pegawai tetap.

Pernahkah kita berpikir bahwa kita atau pasangan kita yang akan menjadi seorang freelancer? Salah satu alasan kita atau pasangan menjadi seorang freelancer adalah agar bisa saling menyeimbangkan. Seorang freelancer tak perlu datang ke kantor setiap saat seperti layaknya seorang pegawai tetap. Pekerjaan seorang freelancer banyak dilakukan di rumah asalkan ada teknologi pendukung seperti komputer dan internet. Bagaimana, menyenangkan bukan jika salah satu di antara kita dan pasangan menjadi seorang freelancer?

Selain itu, saat keberuntungan datang dan dengan kerja keras, seorang freelancer bisa mendapatkan penghasilan yang jauh lebih besar daripada pegawai tetap. Mungkin kita pernah melihat rumah mewah yang ada di kota besar dengan kendaraan yang juga tak kalah mewahnya. Logikanya, mungkinkah kita akan mendapatkan semua itu bila kita dan pasangan hanyalah pegawai biasa? Hanya seorang freelancer yang memiliki kesempatan untuk mewujudkan hal tersebut. 

Pertanyaannya adalah siapakah kira-kira yang cocok untuk menjadi freelancer? Sebelum memutuskan, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan, yaitu:


a)    Sebaiknya salah satu saja yang menjadi seorang freelancer. Jangan dua-duanya, mengapa demikian?

Ibarat otak, kita dan pasangan harus saling melengkapi. Ada otak kiri dan ada otak kanan. Otak kiri adalah otak yang suka dengan hal-hal yang berbau pasti. Adapun otak kanan adalah otak yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan kreativitas.

Otak kanan memiliki kesempatan untuk membuat loncatan-loncatan yang luar biasa Otak kanan akan memungkinkan kita memiliki penghasilan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan otak kiri.

Itu sebabnya, penting untuk mengetahui siapa di antara pasangan yang lebih dominan otak kiri dan kanannya sebelum memutuskan siapa yang akan menjadi freelancer.


b)    Ada juga pasangan yang sama-sama menjadi pegawai tetap atau sama-sama menjadi freelancer. Hal tersebut boleh-boleh saja selama sudah dipikirkan masak-masak untung ruginya.

Pada dasarnya, tidak ada masalah dengan siapa yang may jadi freelancer. Bisa dua-duanya atau bisa salah satunya. Yang jelas, segala kemungkinan mulai dari yang terbaik sampai terburuk harus dipikirkan dengan baik.

 

Referensi:

Ariefiansyah, Miyosi. "Cash Flow Management untuk Awam & Pemula". 2012. Jakarta: Laskar Aksara.

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah (@miyosimiyo) adalah seorang istri, ibu, penulis, & pemilik blog www.rumahmiyosi(dot)com

foto ilustrasi: google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});