Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Hadits
  4. /
  5. Pahala Menafkahi Keluarga Amat Besar, Berbanggalah Engkau yang Menafkahi Keluarga dengan Jalan Halal

   Rubrik : Hadits

Pahala Menafkahi Keluarga Amat Besar, Berbanggalah Engkau yang Menafkahi Keluarga dengan Jalan Halal

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 2713 Kali

Pahala Menafkahi Keluarga Amat Besar, Berbanggalah Engkau yang Menafkahi Keluarga dengan Jalan Halal
Pahala Menafkahi Keluarga Amat Besar

Sangat mengherankan jika ada yang menolak untuk menafkahi keluarganya, atau memberi nafkah sekadarnya, padahal balasan yang dijanjikan untuk para pencari nafkah sangat luar biasa.

Sahabat Ummi, tulisan ini bisa menjadi penyemangat para suami untuk memberi nafkah terbaik pada anak istri. Juga menjadi penyemangat anak-anak muda yang bekerja menjadi tulang punggung untuk orangtuanya.

Ketahuilah bahwa uang yang engkau keluarkan untuk menafkahi keluargamu jauh lebih besar pahalanya daripada memerdekakan seorang hamba sahaya/budak. Maasya Allah...

Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, "Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk memerdekakan seorang budak, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk satu orang miskin, dibandingkan dengan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu maka pahalanya lebih besar (dari amalan kebaikan yang disebutkan tadi),” (HR. Muslim no. 995).

Dalam Islam, ada prioritas dalam bersedekah. Jika harta kita seadanya saja... maka nafkahkanlah untuk keluarga seoptimal mungkin. Jika harta kita melimpah ruah, setelah keluarga inti tercukupi... pastikan orang-orang yang menjadi tanggungan kita lainnya juga terpenuhi kebutuhannya. Misalnya... para pekerja yang kita miliki, pengasuh anak, jangan sampai mereka bekerja sambil menggerutu karena kebakhilan majikannya.

Setelah itu, prioritaskan keluarga dan kerabat yang mungkin memiliki utang, atau telah menjadi janda, memiliki anak yatim. Jangan sampai kita mengabaikan mereka.

Selanjutnya, tengok tetangga kanan dan kiri, apakah mereka bisa tidur dalam keadaan perut terisi? Ataukah kita membiarkan tetangga kelaparan sedangkan kita berlebihan harta?

Jangan lupakan pula hak-hak saudara kita yang sedang berjuang di jalan Allah. Saudara-saudari kita sesama muslim di belahan dunia lain yang tertindas oleh kezaliman.

Demikianlah prioritas dalam bersedekah atau menginfakkan harta kita. Jangan sampai kita selalu pencitraan sedekah ke sana ke mari, namun keluarga dan orang-orang terdekat merasa tidak mendapat manfaat dari kelebihan harta yang kita miliki. Astaghfirullah.

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});