Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Motivasi
  4. /
  5. Mencintai Orangtua dengan Sepenuh Hati

   Rubrik : Motivasi

Mencintai Orangtua dengan Sepenuh Hati

  Ditulis Oleh miyosimiyo Dibaca 23949 Kali

Mencintai Orangtua dengan Sepenuh Hati
Mencintai Orangtua dengan Sepenuh Hati

Sahabat Ummi, sebagai anak, mungkin kita pernah kecewa dengan sikap orangtua yang menyinggung perasaan. Sebagai anak, mungkin luka kita begitu dalam akibat didikan keras yang pernah mereka lakukan. Dan sebagai anak, mungkin kita pernah berandai-andai ... seandainya memiliki orangtua yang lain mungkin .... Na'udzubillah.

Kekecewaan yang masih ada di dalam hati memang masih jauh lebih mending daripada kekecewaan yang kita utarakan secara frontal. Tapi Sahabat Ummi, alangkah baiknya jika hati kita pun tidak ada ganjalan. Semua akan terasa plong dan menyenangkan.

Sadarilah bahwa kita tidak pernah bisa memilih orangtua. Tapi kita bisa belajar banyak dari mereka agar kelak bisa menjadi orangtua yang lebih baik untuk anak-anak kita.

Sadarilah bahwa Allah memerintahkan setiap anak untuk menghormati kedua orangtuanya sekalipun berbeda. Menghormati juga tidak serta merta menuruti semua yang orangtua perintahkan. Misal jika mereka menyuruh melepas jilbab, pasti kita akan memilih untuk tidak menurutinya. Tapi bukan berarti kita bisa bersikap seenaknya. Mereka wajib kita hormati apapun alasannya.

Maka, jika terhadap orangtua yang berbeda prinsip saja sang anak tetap wajib menghormati, apalagi jika kesalahan orangtua tidak terlalu prinsipil atau tidak ada kaitannya dengan akidah. Tidak ada alasan untuk marah dengan mereka. Bisa jadi, ketidaktahuanlah yang menyebabkan mereka dulu seperti itu. 

Sadarilah bahwa kita seperti ini karena orangtua terlepas dari semua itu memang sudah tanggung jawab mereka. Kedua orangtua bersusah payah bekerja membanting tulang takkenal lelah. Padahal, mencari nafkah tidak semudah membalikkan telapak tangan apalagi di zaman seperti sekarang. 

Sadarilah bahwa mereka adalah sekolah pertama kita. Seorang anak bisa belajar apa saja dari orangtuany, termasuk belajar jadi lebih baik. Dari orangtua yang kadang keras dan suka membentak, kita belajar bahwa membentak itu tidak baik. Dari orangtua yang perfeksionis kita belajar bahwa sikap tersebut rentan stres. Dan, masih banyak lagi yang bisa kita pelajari.

Mereka tidak membuang kita saat lahir. Mereka tidak menyuruh kita menjual diri. Mereka mengorbankan banyak hal termasuk cita-cita demi kita. Mereka setia dan enggak neko-neko. Mereka selalu berdoa agar masa depan kita cerah. Mereka bahagia ketika kita bisa menjadi seseorang dan mandiri. Serta masih banyak lagi.

Maka, masih pantaskah kita memendam kekecewaan (bila ada) kepada mereka, orangtua yang jelas-jelas tidak sempurna sebagai manusia walaupun berusaha untuk terlihat sempurna demi kita.

Cintailah kedua orangtua dengan tulus terlebih selagi mereka masih ada.

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah alias @miyosimiyo adalah istri, ibu, penulis, & pembelajar. Rumah mayanya di www.rumahmiyosi.com

 

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});