Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Pasutri
  4. /
  5. Ketika Suami Lebih Memilih Tidur Daripada Menemani Istri Persalinan

   Rubrik : Pasutri

Ketika Suami Lebih Memilih Tidur Daripada Menemani Istri Persalinan

  Ditulis Oleh Administrator Dibaca 1963 Kali

Ketika Suami Lebih Memilih Tidur Daripada Menemani Istri Persalinan
Ketika Suami Lebih Memilih Tidur Daripada Menemani Istri Persalinan
Sahabat Ummi, bersyukurlah wanita yang ditemani suaminya ketika melahirkan. Ada banyak wanita yang harus berjuang sendirian ketika proses persalinan dikarenakan suaminya tidak bersedia menemani di sisi mereka.
 
Ada yang alasannya karena terlalu capek, lebih memilih tidur daripada mendengar erangan istri yang kesakitan semalam suntuk. Ada yang alasannya sibuk kerja, atau bahkan ada pula yang tidak ditemani suami saat persalinan karena suaminya sudah tiada ketika janin masih di kandungan.
 
Untukmu istri yang menghadapi persalinan tanpa suami, jangan takut... sesungguhnya salah seorang wanita penghulu surga pun melahirkan sendirian, dengan menahan sakit yang luar biasa. Allah yang menjadi penghiburnya melalui perantara Jibril.
 
“Maka (Maryam) merasa sakit untuk melahirkan anak memaksa ia bersandar pada pangkal pohon kurma, dia berkata: ‘Aduhai! Alangkah baiknya aku mati sebelum ini dan aku menjadi barang yang tidak berarti lagi dilupakan’. Maka Jibril menyeru ke arahnya dari tempat yang rendah: ‘Jangan kamu bermuram durja, sesungguhnya Tuhanmu menjadikan anak sungai di bawahmu dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon tersebut akan menggugurkan buah yang mekar kepadamu.” (Surah Maryam:23-25)
 
Bagi Anda para suami yang memilih tidak mendampingi istri saat proses persalinan padahal Anda mampu melakukannya, ketahuilah bahwa istri Anda sedang berjuang di antara hidup dan matinya. Menahan perihnya otot-otot yang sobek ketika jabang bayi akan keluar. Menahan sakit tiada tara seolah tulang punggung dan tulang ekornya akan remuk.
 
Itulah perjuangan seorang Ibu yang tidak mungkin Anda rasakan, namun setidaknya... bisakah meluangkan waktu sejenak untuk mendampinginya berjuang dan memberikan kekuatan agar ia tabah menghadapi beratnya kontraksi saat persalinan?
 
Bahkan seorang Maryam, wanita suci penghulu surga merasakan tersiksa luar biasa dengan rasa sakit ketika akan melahirkan, bagaimana istri Anda yang merupakan wanita biasa? Berilah ia kasih sayang ketika akan melahirkan. Semoga Allah pun akan melimpahkan kasih sayangNya pada keluarga Anda.
 
Hanya Allah yang mampu membalas buruknya perbuatan para suami yang mengabaikan istrinya dan tidak mempedulikannya di saat sang istri amat membutuhkan dampingan dan dukungan. Wallahualam.
 
Foto ilustrasi : Google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});