Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Pasutri
  4. /
  5. Ketika Dicintai Laki-Laki Lain selain Suami

   Rubrik : Pasutri

Ketika Dicintai Laki-Laki Lain selain Suami

  Ditulis Oleh miyosimiyo Dibaca 105540 Kali

Ketika Dicintai Laki-Laki Lain selain Suami
Ketika Dicintai Laki-Laki Lain selain Suami

"Mbak masih muda ya. Enggak kelihatan kalau udah punya anak. Kirain masih kuliah," gombalan klise yang sebaiknya tidak dihiraukan. Hanya yang kurang kasih sayang yang goyah.

"Mbak, udah makan? Jangan telat makan ya nanti sakit," adalah perhatian yang tidak pada tempatnya jika ditujukan untuk wanita bersuami.

"Aku sayang, Kamu. Maaf ya, doain aku bisa dapet istri seperti kamu," entah kenapa menjijikkan banget saat diucapkan oleh laki-laki asing ke wanita bersuami, na'udzubillah

Zaman sekarang tidak hanya wanita saja yang bisa nekat (maksudnya menggoda laki-laki beristri), tapi juga laki-laki (menggoda wanita bersuami). Bahkan profesi sebagai ibu rumah tangga pun yang dulu dianggap profesi teraman dan jauh dari jangkauan godaan laki-laki hidung belang saat ini berbeda. Siapa pun bisa kena. Terlebih, ibu rumah tangga saat ini tidak ada bedanya dengan wanita pekerja kantoran. Mereka juga punya bejibun kegiatan. Yang itu artinya, semua wanita bersuami seharusny waspada.

Bagaimana menyikapi agar tetap suci dan terjaga?

1. Hindari interaksi terlalu sering, seperlunya saja baik itu di dunia maya maupun nyata

2. Jangan memberikan peluang. Ada pepatah yang mengatakan bahwa perselingkuhan tidak akan terjadi jika si wanita punya harga diri meskipun si laki-laki memaksa. Laki-lali yang masih punya malu biasanya akan mundur sendiri ketika tidak direspon

3. Jangan mudah terbuai kata-kata manis yang memabukkan tapi sangat mematikan. Tidak semua yang kelihatan manis itu enak. Permen juga manis, tapi berpotensi membuat gigi bolong. Nah.

4. Jangan jadi wanita yang haus pujian. Yang mudah tergelincir biasanya adalah yang haus pujian. Jadi bersikaplah biasa aja. Kita sudah amazing tanpa harus disertifikasi dengan pujian orang terlebih laki-laki yang bukan suami kita.

5. Segala perbuatan akan ada balasan. Ada aksi, ada reaksi. Ada perbuatan, ada konsekuensi.

6. Kita sudah tua. Sadari itu. Masa-masa penuh pesona sudah lewat. Bila pun kita masih begitu menarik terus gunanya apa lha wong sudah punya suami dan anak. 

7. Merasa bangga karena meskipun sudah laku masih tetep banyak yang naksir? Astaghfirullah. Kecantikan yang kita miliki tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan muslimah zaman dulu yang dijamin masuk surga salah satunya karena menjaga kesuciannya.

Sahabat Ummi, godaan dari luar itu seperti virus. Kalau imun kita kuat, in syaa allah virus tsb akan mental sendiri. Tapi kalau tidak, kitalah yang hancur. Ya tinggal pilih saja.

Semoga kita bisa menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia. Aamiin.

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah adalah istri, ibu, penulis, & pembelajar. Rumah mayanya di www.rumahmiyosi.com

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});