Tentang Ummi  /   Kontak  /   Iklan  /   Berlangganan  /   Agen
  1. Beranda
  2. /
  3. Motivasi
  4. /
  5. Inilah yang Membuat Kecantikan Muslimah Turun Drastis

   Rubrik : Motivasi

Inilah yang Membuat Kecantikan Muslimah Turun Drastis

  Ditulis Oleh miyosimiyo Dibaca 8637 Kali

Inilah yang Membuat Kecantikan Muslimah Turun Drastis
Inilah yang Membuat Kecantikan Muslimah Turun Drastis

Cantik adalah impian setiap muslimah siapa pun itu. Dan di zaman sekarang ini, menjadi cantik bisa dibilang relatif mudah dan juga murah. Siapa pun bisa. 

Sayangnya, cantik fisik saja tidak cukup jika tidak disertai dengan cantik hati. Kabar buruknya lagi, kecantikan fisik yang begitu memesona tersebut bisa turun drastiss jika muslimah memiliki sifat-sifat di bawah ini. Apa saja?

 

1. Manja

Ini enggak mau. Itu enggak mau. Dikasih tugas dikit ngeluh mulu. Maunya "disuapin". Maunya dilayanin. Ehm ... Sahabat Ummi, meskipun cantiknya kualitas internasional tapi kalau manja bangett pasti bikin gemes dan ngelus dada ya. Apalagi jika udah dewasa.

 

2. Bossy

"Hai, kamu ambilin aku itu ya,"

"Eh, nanti telpon aku ya bangunin sahur,"

"Eh, kamu ...,"

"Kamu habis begini terus begitu terus seperti anu terus begini begitu!"

Helooowww ... zaman feodal alias penjajahan sudah berakhir, Sayang. Udah enggak zaman lagi memperlakukan seseorang dengan tidak manusiawi.

Contohlah Rosulullah. Sosok yang jelas jelas dijamin surga ini sama Allah tawadhu'nyaa subhanallah masyaallah Allahu akbar. Akhlak beliau jempolan, memanusiakan manusia.

 

3. Ingin selalu dinomorsatukan

Inginnya semua orang memperhatikan diaa. Giliran orang-orang memperhatikan yang lain, eh lha kok enggak terima. Dear, dunia ini tidak hanya milikmu seorang. Cerita menarik tidak hanya darimu. Mengertilah. 

 

4. Iri

Rasanya agak miris ya ketika melihat muslimah udah ngaji ke mana-mana dan di mana-mana, tapi masih punya perasaan iri sama tetangga. Na'udzubillah. 

 

5. Egois

Hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri tanpa mau melihat sudut pandang orang lain? Ehm .... secantik apapun seorang muslimah kalau egois yaa enggak bakal bikin orang terdekat betah.

 

6. Kurang empati

Dengar berita duka dari teman, komennya, "Yaelah cuma gitu doang. Emak gue sakit kronis dah lama biasa aja," ehm ...

Jika memang enggak berempati setidaknya diam agar tidak menyakiti.

 

7. Mulut pedas

Wajah cantik seperti bidadari, tapi mulut lebih pedas daripada cabe. Gimana kira-kira? Na'udzubillah.

 

8. Terlalu sensitif

Muslimah yang hatinya terlalu rapuh juga bikin sebal. Kita memang harus menjaga sikap sebagaimana tuntunan Rosulullah. Sayangnya, kita tidak bisa mengatur sikap orang lain ke kita apalagi mengubahnya dalam sekejap seperti yang kita mau. Dikit-dikit tersinggung, diomongin apa dikit merasa teraniaya, ya udah enggak bakal punya teman kalau seperti ini.

 

9. Jorok

Muslimah jorok jelas bisa "membahayakan" keindahan sekitar. 

Cantik sih, tapi enggak pernah sikat gigi. Deuh.

Menarik banget wajahnya, tapii kukunya hitam enggak pernah digunting. Weww.

 

10. Malas

Muslimah nantinya akan jadi istri dan ibu. Kalau masih memelihara sifat malas, gimana keluarganya nanti.

"Ma, minta makan, Ma. Laperr,"

"Mama males nih, beli aja ya,"

Ya kalau selalu dalam kondisi berkecukupan, kalau enggak?

"Kok penampilanmu gitu sih, Yang?"

"Iya, Bang. Males mandi, males ngapa-ngapain. Lagian juga udah laku. Abang gak usah banyak maunya deh ya,"

Nah, lhoh.

Gimana, tuh.

 

11. Sombong

Menurut hadits sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. 

"Bu, maaf, menutup aurat bukannya wajib, ya?"

"Udah deh kamu gak usah sok ngatur, pendidikan juga tinggian guee, & yang jelas gue udah pernah menjelajahi dunia. Jadi pikiran terbuka. Udah, ah,. Siapa elo sih sok ngatur-ngatur guwehhh,"

Ehm ... na'udzubillah.

 

12. Merasa paling suci

Muslimah yang merasa paling suci juga bisa bikin gerah sekitar. Bila pun ingin memberi tahu sebisa mungkin dengan merangkul dan bukan dengan menge-judge.

"Eh, tahu gak, orang-orang kayak kamu kamu semua itu calon penghuni neraka. Tuh!!"

Astaghfirullah. Kita aja enggak tahu bakalan di mana. Na'udzubillah.

 

13. Suka mempermalukan orang lain

Nunggu banyak orang untuk mempermalukan satu orang? Apapun motifnya, entah hanya untuk sekadar lucu-lucuan atau yang lain, jelas tidak etis. 

 

14. Suka ngutang terus lupa

"Eh, aku minjem yaa,"

Begitu bilangnya ke si A, si B, & si C kemudian lupa. Padahal status-statusnya di FB menunjukkan kalau ybs lagi ada di luar negeri. Ehm ... masa bayar utang yang enggak seberapa aja beratt?

 

15. Tidak apa adanya

Kita semua lebih suka dengan orang yang apa adanya daripada yang di-markup di mana-mana. Iya bilang iya. Tidak bilang tidak.

 

16. Gengsi tinggi

"Naek angkot? Ihhh, nanti bedak aku lunturr,"

"Jalan kaki? Malu. Masa cewek cantik jalan kaki,"

Dll

Gengsi tinggi akibat terpengaruh gaya hidup hedon inilah yang bisa membuat seseorang hancur dari dalam.

Dear, gengsi enggak bisa dimakan. Jadi buat apa ngorbanin hal-hal utama demi dibilang wah oleh orang lain. Misal bela-belain ngutang uang SPP anak demi beli tas bermerk internasional. Ehm ... logis, nggak?

 

17. Tidak mau belajar

Setiap manusia punya kekurangan dan pernah berbuat salah. Tapi setidaknya setiap manusia punya kesempatan untuk memperbaiki semuanya, tinggal mau apa enggak. Itu aja.

Cantik seperti Cinderella sih, tapi enggak mau belajar dari kesalahan karena emang enggak pernah merasa bersalah. Gimana, tuh?

 

18. Caper

Caper atau cari perhatian. Muslimah kok caper? Emang ada? Kenyataannya begitu. Caper dengan suami orang lain misalnya. Etis, enggak? Padahal posisi muslimah itu dimuliakan. Jangan sampai jadi turun hanya karena perbuatan sendiri.

 

19. Oportunis

Oportunis adalah melakukan sesuatu yang hanya menguntungkan diri sendiri. Sok-sokan mendukung A atau B atau C padahal sebenarnya dia sedang mendukung kepentingannya sendiri. Ketika orang yang didukung tidak memberikan manfaat lagi  dia pindah ke lain hati.

 

20. Pendendam

Muslimah yang cantik hatinya pasti pemaaf, meski di sisi lain dia tidak akan melupakan pelajaran berharga dari sebuah peristiwa menyakitkan.

 

Bagaimana, Sahabat Ummi? 

Kita memang bukan manusia sempurna. Bisa jadi kita pernah memiliki sifat satu atau dua atau beberapa di atas. Namun selama napas masih ada, kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Semoga kita bisa memanfaatkannya.

 

Cantik fisik saja belum tentu bisa menyelamatkan kita dari api neraka kalau tidak dijaga dengan baik. Tapi cantik hati insyaAllah akan sangat bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.

 

Penulis:

Miyosi Ariefiansyah alias @miyosimiyo adalah istri, ibu, penulis, & pembelajar. Rumah mayanya di www.rumahmiyosi.com

foto ilustrasi : google

Yuk, ikutan Tebar Wakaf Qur'an untuk para santri Penghafal Qur'an.
Donasi Rp 100.000,- Disalurkan untuk Lembaga Penghafal Qur'an
Transfer ke Bank BCA 5800.144.096 atas nama Yayasan Insan Media Peduli
Konfirmasi : 0857 1549 5905 (Purnomo)


loading...


Tag :


Mau Berlangganan MAJALAH UMMI CETAK hubungi 081546144426 (bisa via whatsapp).

Komentar

 

 

Top
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});